blank

KUDUS (SUARABARU.ID) – Persiku Kudus kembali harus menelan pil pahit kekalahan saat menjamu Kendal Tornado FC dalam laga lanjutan Pegadaian Championship Liga 2 di Stadion Wergu Wetan, Sabtu (1/11/2025). Bermain di hadapan suporter sendiri, Persiku justru dihajar dengan skor telak 0-2.

Kekalahan ini semakin memperpanjang catatan minor Persiku yang kini sudah tak pernah menang dalam tujuh pertandingan terakhir.

‘Gap’ Antarlini

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persiku terlihat kesulitan menguasai ritme permainan. Dibanding tim tamu, skuad Macan Muria bermain dengan tempo lambat dan jarak antarlini yang terlalu jauh.

Situasi ini memaksa para pemain Persiku sering mengandalkan umpan panjang (long pass) yang mudah dipatahkan. Sebaliknya, Tornado FC tampil lebih kompak dan solid, sehingga lebih banyak menciptakan peluang berbahaya.

Petaka bagi Persiku akhirnya terjadi pada menit ke-11. Berawal dari halauan bek Persiku, Ivan Maric, yang kurang sempurna, bola muntah berhasil dikuasai striker Tornado yang juga pemain Timnas U-19, M. Ragil.

Dengan umpan terobosan yang matang, Ragil sukses memanjakan Akbar Firmansyah yang langsung menyelesaikannya dengan klimis. Skor berubah 0-1 untuk keunggulan Kendal Tornado FC.

Ketinggalan satu gol, Persiku mencoba bangkit. Namun, gelandang Persiku, Noriki Akada dan Basith, tak mampu membuat kreatifitas dan seperti kehilangan koneksi. Kedua pemain ini gagal mengalirkan bola ke barisan depan yang diisi Lerby Aliandri dan Khoirul Anam.

Persiku sempat mendapat satu peluang emas di menit 36 melalui tendangan Ferry Cahyo Utomo, namun sayang bola masih melenceng tipis di sisi gawang Tornado. Hingga turun minum, kedudukan tetap 0-1.

Petaka Kartu Merah

Memasuki babak kedua, Caretaker pelatih Persiku, Nor Hadi, mencoba peruntungan dengan memasukkan Igor Costa menggantikan Lerby Aliandri. Perubahan ini sedikit memberikan daya dobrak, namun tak cukup untuk menembus pertahanan rapat Tornado.

Justru, bencana kembali menimpa Persiku di menit ke-62. Gelandang Persiku, Irfan Januari, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua akibat tackling keras. Macan Muria terpaksa bermain dengan 10 pemain.

Bermain dengan kekurangan jumlah pemain, pertahanan Persiku pun rapuh. Hanya lima menit berselang, tepatnya di menit ke-67, striker baru Tornado, Patrick Cruz, sukses memanfaatkan celah di lini belakang.

Melalui penyelesaian akhir yang tenang, Cruz berhasil menggandakan keunggulan tim tamu. Skor 0-2 untuk Kendal Tornado FC.

Tertinggal dua gol dan kalah jumlah pemain membuat Persiku kian tak berdaya. Kendal Tornado semakin nyaman mendominasi jalannya pertandingan hingga peluit panjang berbunyi.

Posisi Persiku Kian Terpuruk

Hasil memalukan di kandang ini kian memperpuruk posisi Persiku di klasemen sementara Grup 2. Dengan hanya mengoleksi 4 poin, Macan Muria kini hanya satu setrip di atas juru kunci PSIS Semarang.

Bagi Nor Hadi, kekalahan ini juga menjadi kekalahan kedua dari dua laga sejak ia mengambil alih kursi pelatih pasca pengunduran diri pelatih utama Alfiat.

Ali Bustomi