blank
Bupati Kebumen Lilis Nuryani didampingi Asisten I R Agung Pambudi dan para pejabat terkait pada pencanangan Kecamatan Berdaya di Aula Kecamatan Gombong Kamis (30/10),(Foto:SB/Kominfo)

KEBUMEN (SUARABARU.ID)  – Provinsi Jawa Tengah secara serentak mencanangkan program unggulan “Kecamatan Berdaya” di 35 Kabupaten/Kota,pada Kamis (30/10) 2025.

Acara utama dipusatkan di Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Di Kabupaten Kebumen, kegiatan pencanangan digelar secara daring dan terpusat di Aula Kecamatan Gombong.

Hadir Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Ketua Tim Penggerak PKK Kebumen Nurjanah, Asisten Pemerintahan R Agung Pambudi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Budhi Suwanto, Forkopimcam Gombong dan Camat dari tiga kecamatan pilot project lainnya.

blank
Bupati Kebumen Lilis Nuryani didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Budhi Suwanto di Aula Kecamatan Gombong, Kamis 30/10.(Foto:SB/Kominfo)

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kebumen Budhi Suwanto menjelaskan, pencanangan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah.

Ia menyebut, hingga Oktober 2025 Kebumen telah mencapai target dengan menetapkan empat Kecamatan Berdaya sebagai lokasi pilot project atau percontohan. Keempat kecamatan tersebut adalah Bonorowo, Sadang, Gombong, dan Sempor.

Bupati Lilis Nuryani menyampaikan bahwa Program Kecamatan Berdaya di Kebumen berfokus pada empat variabel atau bidang layanan inti. Yaitu Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA), Perlindungan Lansia dan Disabilitas, Taruna Karya Mandiri (Zilenial), berfokus pada pemberdayaan generasi muda, dan Sport Center, untuk meningkatkan kebugaran dan prestasi olahraga.

“Program ini bertujuan menjadikan setiap kecamatan sebagai pusat ekonomi, kreativitas, dan perlindungan bagi perempuan, anak, disabilitas, dan generasi Zilenial,”jelas Lilis.

Bupati menegaskan pentingnya kolaborasi multisektor untuk implementasi yang sukses. “Harapannya di tingkat kecamatan dibangun komitmen antara masyarakat, pemerintah, dan wirausaha untuk mendukung layanan ini. Misalnya, Dinas Pendidikan mendukung bidang olah raga, Dinas Tenaga Kerja memberikan fasilitas pelatihan atau kompetensi, dan akses ke peluang kerja, ujar Lilis

Untuk tahap awal mencakup penataan lokasi dan pembangunan fasilitas dasar, dengan rencana integrasi untuk kegiatan pemuda, UMKM, dan even kecamatan.

Komper Wardopo