KUDUS (SUARABARU.ID)– Penyelenggaraan event Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025, yang digelar di GOR Kaliputu, Djarum Arena, Kabupaten Kudus, akhirnya secara resmi ditutup Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, Minggu (26/10/2025).
Dalam pernyataannya, Marciano menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan ajang yang telah berlangsung selama 16 hari itu, Sabtu-Minggu (11/26/2026).
”Alhamdulillah, kita telah mengakhiri PON Beladiri 2025 dengan baik. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Djarum Foundation, yang telah menjadi mitra luar biasa, serta kepada seluruh KONI daerah atas dukungannya,” ujar Marciano.
BACA JUGA: Meski Penuhi Target di PON Beladiri 2025, KONI Jateng Tetap Lakukan Evaluasi 10 Cabor
Dia juga mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Kudus, yang ikut menyemarakkan jalannya event ini. Antusiasme masyarakat Kudus, terutama saat pembukaan ketika bupati beserta jajaran dan para atlet, berjalan menuju alun-alun.
”Sambutan mereka begitu meriah dan penuh semangat. Mari jadikan PON ini sebagai tinta emas penyelenggaraan olahraga yang membanggakan,” lanjutnya.
Marciano menekankan, semangat juang para atlet yang tampil di Kudus mencerminkan harapan besar bagi masa depan olahraga Indonesia. Para atlet datang dengan membawa kehormatan daerahnya, dan semangat mereka merupakan cerminan atlet masa depan bangsa.
BACA JUGA: Karesidenan Semarang Juara Umum Kejurprov Atletik
”Saya berharap, mereka yang hari ini menjadi juara di PON Beladiri, akan menjadi juara pula di SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia. Sampai jumpa pada PON Beladiri berikutnya di Sulawesi Utara awal 2026, dan di Kudus kembali pada 2027,” ungkap Marciano disambut tepuk tangan meriah.
Sebagai penutup rangkaian acara, digelar seremoni penyerahan bendera KONI dari Bupati Kudus kepada Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, menandai berakhirnya PON Beladiri 2025, dan kesiapan menuju penyelenggaraan berikutnya.
Klasemen Akhir PON Beladiri 2025:
1. DKI Jakarta 42 27 30 99
2. Jawa Barat 35 18 38 91
3. Jawa Timur 32 17 13 62
4. Jawa Tengah 25 34 51 110
5. Kalimantan Timur 16 15 32 63
6. Bali 15 12 17 44
7. Sumatera Utara 8 16 31 55
8. Sumatera Barat 7 9 9 25
9. Nusa Tenggara Barat 6 5 3 14
10. Lampung 5 5 10 20
11. Banten 4 7 16 27
12. Maluku 3 3 3 9
13. Riau 2 5 7 14
14. Nusa Tenggara Timur 2 4 9 15
15. Kalimantan Barat 2 1 6 9
16. Sulawesi Selatan 2 1 5 8
17. Jambi 1 8 10 19
18. DI Yogyakarta 1 6 25 32
19. Kalimantan Selatan 1 4 5 10
20. Aceh 1 3 9 13
21. Sumatera Selatan 1 3 5 9
22. Sulawesi Utara 1 2 2 5
23. Papua 1 1 1 3
24. Papua Barat 1 0 1 2
25. Sulawesi Tenggara 0 2 7 9
26. Kalimantan Utara 0 2 4 6
27. Bangka Belitung 0 1 1 2
28. Bengkulu 0 0 5 5
28. Kepulauan Riau 0 0 5 5
30. Sulawesi Tengah 0 0 4 4
31. Papua Barat Daya 0 0 3 3
32. Gorontalo 0 0 1 1
32. Maluku Utara 0 0 1 1
32. Papua Selatan 0 0 1 1
35. Kalimantan Tengah 0 0 0 0
35. Papua Pegunungan 0 0 0 0
35. Papua Tengah 0 0 0 0
35. Sulawesi Barat 0 0 0 0
Riyan













