blank
Atlet Jujitsu Jateng (kedua dari kanan), hanya mampu meraih perunggu di podium juara. Foto: dok/ist

KUDUS (SUARABARU.ID)– Meski gagal menambah medali emas di hari kedua penyelenggaraan PON Beladiri 2025 dari cabang olahraga Jujitsu, tim Jawa Tengah tetap tampil solid dan sukses menunjukkan performa konsisten di setiap nomor yang diikuti.

Pada pertandingan hari kedua yang digelar di GOR Kaliputu, Djarum Arena, Kabupaten Kudus, Sabtu (25/10/2025), tim Jateng berhasil menambah 2 perak dan 4 perunggu.

Dua perak itu dipersembahkan Samuel Ricard (Newaza Putra 69 kg), dan Lim Vivi (Newaza Putri 57kg). Sedangkan empat perunggu disumbangkan Zahrani Humaira (Newaza Putri 48kg), Prima Setya (Newaza Putra 69kg), Reno Rezian (Newaza Putra 77kg), Larasati Fridaminila (Newaza Putri 63kg).

BACA JUGA: Sembilan Atlet Wushu Jateng Buka Peluang Raih Medali

Total dua hari pertandingan, Jujitsu meraih 14 medali dari nomor Fighting, Show System, dan Newaza, dengan rincian 1 emas, 7 perak, 6 perunggu.

Sementara itu, pelatih tim Jujitsu Jateng, Santi Apriyani Savitri menyebutkan, hasil PON Beladiri 2025 tetap membanggakan. Hal itu mengingat, sebagian besar atlet yang diturunkan merupakan atlet muda potensial.

”Kami melihat perkembangan yang positif, dari para atlet. Kekompakan dan semangat juang mereka luar biasa. Dua emas memang meleset, tapi secara keseluruhan ini capaian yang baik,” ujarnya.

BACA JUGA: Anas Arba’ani Nahkoda Baru DPD PWI-LS Jepara, Berikut Susunan Pengurusnya

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Jateng, Sabda Tamtama, menyampaikan evaluasi atas capaian kontingen Jujitsu Jateng di ajang ini.

Dari seluruh nomor yang dipertandingkan, Jateng berhasil mengoleksi 14 medali. Meskipun belum sesuai dengan target yang ditetapkan, PBJI Jateng tetap mengapresiasi kerja keras para atlet.

Alhamdulillah, untuk hari pertama kita bisa satu emas, lima perak, dan dua perunggu. Kemudian di hari kedua kita sebenarnya ada dua final, tapi belum tembus. Hanya mendapatkan dua perak dan empat perunggu,” ungkap Sabda lagi.

Sebagai tindak lanjut, PBJI Jateng akan melanjutkan program Pelatda hingga akhir tahun ini. ”Agenda kami setelah ini, masih Pelatda sampai Desember, dan berlanjut ke tahun 2026. Kami tidak akan berhenti berlatih,” tegas Sabda.

Riyan