SEMARANG (SUARABARU.ID) – Apakah kamu pernah mengalami sakit radang tenggorokan? Bahkan radang tenggorokan yang kamu alami sering kambuh.
Melansir dari Alodokter, radang tenggorokan atau faringitis merupakan kondisi yang ditandai dengan nyeri tenggorokan, terutama ketika menelan, terkadang juga disertai demam, mual, serta produksi dahak berlebih.
Peradangan (infamasi) ini paling sering terjadi karena infeksi, bisa karena bakteri atau virus. Infeksi ini umumnya menular melalui saluran pernapasan. Perlu diketahui, bahwa tidak ada istilah tenggorokan yang sensitif.
Ada beberapa orang yang berisiko mengalami radang tenggorokan berulang, diantaranya orang dengan sanitasi lingkungan yang kurang baik, orang yang terbiasa mengkonsumsi makanan pedas, berlemak, orang yang menderita refluks asam lambung, misalnya GERD (gastroesophageal reflux disease), LPR (laryngopharyngeal reflux).
Selain itu orang yang memiliki riwayat alergi, misalnya karena dingin, makanan, atau obat tertentu, orang dengan gangguan sistem imun tubuh, misalnya karena penderita HIV/ AIDS, orang yang mengkonsumsi obat-obatan steroid, orang yang sedang menjalani kemoterapi, serta anak-anak, lansia, dan lainnya.
Untuk menentukan apakah kondisi yang kamu alami tergolong akut atau kronis, disebabkan oleh alergi atau infeksi, serta penanganan apa yang tepat untuk mengobati dan mencegah keluhan kamu, diperlukan pemeriksaan langsung oleh dokter.
Jika diperlukan, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang, seperti laboratorium atau endoskopi. Jika tidak ada penyulit lainnya, maka kamu bisa menjalani vaksinasi influenza untuk membantu menangkal infeksi mikroorganisme penyebab radang tenggorokan.
Namun, vaksinasi ini tidak menjamin 100 persen kamu terhindar dari radang tenggorokan. Terlebih jika pola hidup kamu tidak kamu ubah.
Sebagai upaya pencegahan, sebaiknya kamu jalani pola hidup yang sehat, misalnya dengan istirahat yang cukup dan olahraga teratur, perbanyak konsumsi makanan yang mengandung vitamin C, buah-buahan.
Selain itu batasi makanan pedas, dan berlemak, gunakan masker saat berada di tempat umum, perbaiki ventilasi dan sanitasi lingkungan, serta hindari stres berlebihan.
Ning S













