blank
Kabid Kebudayaan Disparbud Jepara Muhamad Adjib Ghufron bersama tim.. Foto: Dok

JEPARA (SUARABARU.ID)  – Jepara kembali mengajukan enam Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) atau unsur budaya menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia tahun 2025.

Pengajuan dilakukan dalam sidang  yang diselenggarakan  Kementerian Kebudayaan Direktorat Jendral Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Direktorat Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan  Republik Indonesia, Selasa (7/10/2025), di Hotel Sutasoma, Dharmawangasa.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ali Hidayat melalui Kabid Kebudayaan Muhamad Adjib Ghufron mengatakan, hari ini telah dilaksanakan sidang untuk penetapan WBTB 2025.

blank
Subkor Sejarah dan Kepurbakalaan Lia Supardianik saat menjelaskan tentang obyek yang di ajukan Jepara. Foto: Dian Ardiyansyah

“Kami mengikuti sidang untuk mempertanggungjawabkan enam OPK ini agar bisa ditetapkan menjadi WBTB Indonesia,” ungkap Adjib.

Enam OPK yang disidangkan antara lain, batik Jepara, Baratan Kalinyamatan, Horog-horog, Memeden Gadhu, Pindang Serani, dan Ukir Kaligrafi Jepara.

Khusus Ukir Kaligrafi (Teknik sulam pita), masuk nominasi sebagai Intangible Cultural Heritage (ICH) tingkat Internasional, dengan nilai khazanah Islami.

blank
Baratan menjadi salah satu obyek yang diajukan . Foto: Dian Ardiyansyah

“Mudah-mudahan enam yang kita usulkan bisa ditetapkan oleh tim ahli WBTB Kementerian Kebudayaan RI,” kata dia.

“Untuk pengumuman penetapan akan disampaikan tim hari Jumat mendatang. Mudah-mudahan enam usulan dapat ditetapkan,” kata dia.

Menurut Subkor Sejarah dan Kepurbakalaan Lia Supardianik, keberhasilan ini menjadi wujud komitmen daerah dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya lokal.

Penetapan WBTb diharapkan mampu memperkuat identitas Jepara sebagai daerah dengan khazanah tradisi dan seninya yang beragam.

“Dengan penetapan WBTb, kami tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga memberi pengakuan agar generasi mendatang lebih bangga dengan budayanya,” ujarnya.

Jika penetapan resmi disahkan, maka jumlah WBTb dari Jepara akan semakin bertambah, memperkuat posisi Jepara sebagai salah satu daerah yang dikenal memiliki warisan budaya unggulan di Indonesia.

Dikataan, tahun depan Kabupaten Jepara sudah menyiapkan sejumlah usulan untuk WBTB tahun 2026.

“Kami juga sudah menyiapkan beberapa unsur kebudayaan yang akan kami usulkan tahun depan. Kita tunggu saja,” kata dia.

Hadepe