SEMARANG (SUARABARU.ID)– KONI Jawa Tengah pada Minggu (21/9/2025) ini, mengakhiri kegiatan Bimbingan Teknik (Bimtek) Information Technology (IT) Sistem Informasi Olahraga Prestasi (Sisakti). Acara yang digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu (20-21/9/2025) itu, dilaksanakan di Hotel Metro Park View, Semarang.
Bimtek diikuti utusan dari 74 Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga, dan 35 KONI Kabupaten/Kota se-Jateng, yang masing-masing mengirim dua orang utusan. Pelaksanaan ini digelar, sesuai klasifikasi organisasi.
Untuk hari pertama, Sabtu, para peserta merupakan utusan Pengprov cabor. Sedangkan hari Minggu, giliran utusan dari KONI Kota/Kabupaten. Bimtek dibimbing Habib Maulana dan Arwin Hanindya, dari Desnet (penyedia layanan).
BACA JUGA: Wabup Sambangi Warga Sebatang Kara di Tempellemahbang Blora, Tinggal di Rumah Gubug Reot
Kedua narasumber itu merupakan perancang Sisakti, yang dimiliki KONI Jateng. Maka mereka pula yang memberikan bimbingan sekaligus refreshing.
Acara dibuka Ketua Umum KONI Jateng, Bona Ventura Sulistiana. Dalam sambutannya, Bona menegaskan, Sisakti bagi insan olahraga sebenarnya bukan barang baru. Pemakaian sistim ini mulai efektif pada pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Jateng (Porprov) 2023, di Pati Raya.
”Jadi jika kali ini digelar lagi, lebih pada refreshing (penyegaran kembali). Namun bisa jadi, bagi pengurus baru Pengprov maupun KONI merupakan pemahaman baru,” katanya.
Diungkapkannya, peran Sisakti dalam menunjang Porprov 2023 dan kontingen Jateng pada PON 2024 sangat tinggi. Pada Porprov, selain hasil-hasil pertandingan, KONI Jateng juga bisa mengelola data-data atlet secara digital. Kemudian pada PON, hasil-hasil pertandingan dari venue di Aceh dan Sumut, bisa segera diketahui.
”Masyarakat umum pun bisa mengakses data-data itu. Jadi ini bukan data tertutup dan rahasia, justru masyarakat seperti mendapat laporan,” jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Bimtek, Mugiyo Hartono menjelaskan, Sisakti jadi piranti yang sangat membantu, dalam pengelolaan pembinaan. Sebab, database atlet bisa didapat dari sana.
”Harapan kami, setiap cabang olahraga maupun KONI Kota/Kabupaten, mampu mengoptimalkan fungsinya,” imbuhnya.
Riyan













