GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Kampoeng Sawah Krangganharjo (KSK) kembali menghadirkan gebrakan kuliner dengan meluncurkan menu baru berbahan dasar keong sawah atau yang akrab dikenal sebagai tutut.
Ide tersebut lahir dari pemilik resto, Subarjo, setelah ia banyak membaca literasi tentang manfaat keong sawah dari berbagai sumber, termasuk media sosial.
Keong sawah ternyata bukan sekadar hewan yang sering ditemukan di pematang sawah, tetapi juga menyimpan segudang manfaat kesehatan.
BACA JUGA : Buku Mozaik Gagasan Kartini Diluncurkan, Wabup Jepara Beri Tantangan Penulisan Sejarah Pahlawan
Kandungan gizinya terbilang lengkap, mulai dari protein, zat besi, kalsium, hingga vitamin serta asam lemak esensial omega 3 dan 6.
Subarjo mengaku, informasi itu membuka wawasannya untuk mengangkat keong sawah menjadi bahan utama menu baru di restoran yang ia kelola.
Selama ini, KSK dikenal dengan sajian ikan bakar, sup iga, dan aneka sayuran. Kehadiran menu baru berbahan keong sawah diharapkan menambah pilihan kuliner bagi pengunjung.
Keong sawah dipilih bukan hanya karena kaya manfaat, tetapi juga mudah diperoleh. Lokasi KSK yang berada di tengah areal persawahan membuat bahan baku ini tersedia melimpah.
Subarjo menuturkan, pihaknya membeli keong hasil tangkapan petani di sekitar restoran sehingga sekaligus membantu perekonomian warga.

Sebagai langkah awal, KSK memperkenalkan empat varian olahan keong sawah yang bisa dinikmati pengunjung.
Empat menu tersebut terdiri dari keong sawah goreng mentega, keong sawah sayur lompong, keong sawah rica-rica, dan keong sawah tumis kangkung.
Menurut Subarjo, cita rasa menu baru ini tetap mempertahankan kekhasan bumbu ala KSK yang selama ini menjadi ciri restoran tersebut.
Dari keempat sajian itu, menu keong sawah sayur lompong disebut memiliki keunikan tersendiri. Lompong yang berasal dari batang talas dikenal tinggi serat dan baik untuk pencernaan.
Kuah segar sayur lompong berpadu dengan sensasi menikmati daging keong langsung dari cangkangnya memberikan pengalaman makan yang berbeda.
Proses penyajian pun dilakukan dengan cermat. Keong sawah terlebih dahulu dibersihkan dan direbus sesuai resep tradisi keluarga Subarjo.
Ia memastikan, teknik pengolahan tersebut membuat menu olahan keong sawah tetap higienis dan aman untuk dikonsumsi.
Tak hanya nikmat dan bergizi, harga yang ditawarkan juga ramah di kantong. Pengunjung bisa mencicipi olahan keong sawah mulai dari Rp14 ribu.
KSK berharap menu baru ini dapat menarik minat pelanggan lama maupun baru, sekaligus memperluas pilihan kuliner sehat di Grobogan.
BACA JUGA : Cegah Radikalisme, Mendukung Pengembangan KMB
Bagi yang ingin mencoba, pengunjung dapat langsung mendatangi Kampoeng Sawah Krangganharjo di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan.
Akses menuju lokasi cukup mudah. Dari arah Purwodadi atau Solo, pengunjung bisa melewati Jalan Raya Purwodadi–Solo, lalu berbelok ke gang depan Rumah Kedelai Grobogan untuk menuju resto KSK.
Dengan konsep resto bernuansa alam di tengah persawahan, KSK tak hanya menawarkan makanan lezat, tetapi juga pengalaman bersantap yang berbeda.
TYA WIDYA













