JEPARA(SUARABARU.ID) – Kabupaten Jepara menguatkan tekad untuk mempertahankan gelar Juara Umum Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dewan juri diwanti-wanti bersikap objektif dan netral agar siswa yang mewakili Jepara benar-benar merupakan yang terbaik di masing-masing cabang lomba.

Penekanan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara Ali Hidayat, Kamis (18/9/2025), saat membuka seleksi FTBI jenjang SMP tingkat Kabupaten Jepara. Pada ajang yang berlangsung di SMPN 2 Jepara itu, giliran para siswa SMP yang berebut tiket ke FTBI Jawa Tengah.
“Silakan dewan juri bersikap objektif,” kata Ali Hidayat.

Dengan tekad mendapat wakil terbaik, Ali Hidayat dalam kesempatan itu juga mengevaluasi partisipasi sekolah dalam seleksi ini.
“Dari 100.lebih SMP di Jepara, yang kali ini berpartisipasi dalam FTBI kabupaten hanya 56. Silakan ini dievaluasi. Dana BOS bisa digunakan untuk membiayai partisipasi lomba,” kata Ali Hidayat.
Seperti saat membuka FTBI SD di SMPN 1 Jepara dua hari sebelumnya, Ali Hidayat mengingatkan gelar juara umum Jawa Tengah yang diraih tahun 2023 dan 2024 harus dipertahankan tahun ini.
Kepala Bidang SMP Hening Indrati mengatakan tujuh cabang lomba diikuti total 396 peserta dari SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Jepara.
“Juara masing-masing cabang lomba maju ke FTBI tingkat Jawa Tengah di Surakarta Oktober mendatang,” kata Hening.
WIdyaprada Ahli Muda SMP, Wuriyanto mengatakan, pihaknya tidak meragukan kredibilitas dewan juri di semua cabang. Keberhasilan meraih juara umum Jawa Tengah dalam dua tahun membuktikan hal itu.
“Maka tahun ini kami harap kredibilitas itu dipertahankan. Setelah seleksi ini, semua pemenang saya harap disiapkan lebih matang sebelum turun di tingkat provinsi,” tandas Wuiyanto.
Hadepe













