WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Ketua Umum Satuan Kerja Kesejahteraan Prajurit (SKKP) Pusat, Brigjen Pol (Purn) Hilman Thaib Mandagi berkomitmen untuk ikut mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi generasi emas mendatang.
“Kami berterima kasih terhadap semua mitra, pemerintah daerah dan teman-teman pengusaha, yang sudah bekerja keras untuk mempersiapkan pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional (SPPG BGN). Antusiasme masyarakat, pengusaha dan pemerintah daerah, sangat tinggi untuk mensukseskan program ini,” katanya.
Dia mengatakan hal itu saat melakukan launching pembangunan 52 titik SPPG BGN se-Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Lapangan Sepakbola Desa Kembaran Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo, Rabu (17/9/2025).
Usai melaunching pembangunan 52 dapur SPPG-SKKP, Hilman Thaib juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan dapur SPPG milik CV Perdana Karya di belakang pasar tradisional Desa Kembaran Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo.
Acara tersebut juga dihadiri Sekretaris SKKP Pusat Mayjend (Purn) Rusmanto, beberapa perwakilan pengusaha mitra SKKP, perwakilan Forkompimda Wonosobo, Camat Kalikajar Aldhiana Kusumawati dan Kepala Desa Kembaran Agung Kurniawan.
Menurut Hilman Thaib, SKKP telah menjadi mitra Badan Gizi Nasional (BGN) untuk penyiapan pembangunan dapur SPPG di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah. Guna mendukung program tersebut, SKKP menggandeng investor, koperasi dan pengusaha di beberapa daerah.
“Pembangunan dapur SPPG dimulai 17 September 2025 dan akan selesai pada 45 hari ke depan. Setelah dapur gizi selesai, maka segera diopersionalkan dan langsung akan mengirim paket MBG ke penerima manfaat,” tegasnya.
Beri Manfaat

Sekretaris SKKP Pusat Mayjend (Purn) Rusmanto berharap pembangunan dapur SPPG dibawah koordinasi SKKP bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pelajar dan masyarakat yang menerima manfaat dari program MBG ini.
“Hari ini peletakan batu pertama pembangunan dapur SPPG. Kami minta dukungan semua pihak, dari masyarakat, pemerintah, pengusaha dan termasuk para wartawan. Semoga proses pembangunan berjalan lancar dan dapur SPPG segera dioperasionalkan da paket MBG juga cepat didistribusikan ke penerima manfaat,” ujarnya.
Koordinator SPPG-SKKP Jawa Tengah Estinur Handayani menyebut 52 titik dapur SPPG di Jawa Tengah, ada di Wonosobo (13), Magelang (21), Jepara (2), Boyolali (7) dan di Jombang Jawa Timur (10).
“Saat ini semua masih dalam proses pembangunan dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Insya Allah, 45 hari ke depan pembangunan fisik 52 dapur SPPG sudah selesai. Setelah rampung tentu segera melakukan distribusi paket MBG ke penerima,” terangnya.
Camat Kalikajar Aldhiana Kusumawati menyambut baik kehadiran beberapa dapur SPPG yang diinisiasi SKKP di daerahnya. MBG akan menjadi sebuah keistimewaan bagi anak-anak yang tidak setiap saat bisa menikmati makan bergizi gratis.
“Kami ingin dapur SPPG ini betul-betul bisa segera beroperasi di wilayah Kalikajar. Masyarakat sudah menunggu untuk segera menikmati program MBG. Saat ini baru ada satu dapur SPPG di Desa Kedalon. Semoga 5 dapur SPPG baru yang akan dibangun segera selesai,” pintanya.
Pihaknya berharap setelah semua dapur SPPG rampung dibangun, tidak hanya anak-anak yang dapat menerima paket menu MBG. Tapi juga bisa meluas ke sasaran ibu hamil, ibu menyusui dan lansia. MBG harus bisa dibagikan secara merata ke penerima manfaat.
Muharno Zarka













