WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Dua remaja pria pencari ikan, Jumat sore (5/9/25) tewas karena tenggelam di perairan Waduk Gajahmungkur. Lokasinya di sisi timur wilayah perairan Dusun Tenggar RT 1/RW 5, Desa Gebang, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri.
Ketua Search And Rescue (SAR) Kabupaten Wonogiri AKP Setiyono dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, menyatakan, kedua korban dievakuasi oleh nelayan bersama relawan, perangkat desa dan masyarakat.
Ikut datang ke lokasi untuk memberikan bantuan, personel dari Polsek dan anggota TNI dari Koramil beserta aparat dari Kantor Kecamatan Nguntoronadi. ”Kedua korban berhasil dievakuasi sekitar Pukul 15.30,” jelas Camat Nguntoronadi Endriyo Raharjo.
Kedua korban terdiri atas Wahyu Yoga Pratama (17) dan Boby Riko Afdiano (16). Keduanya, merupakan warga asal Lingkungan Pudak dan Lingkungan Gubukan, Kelurahan Beji, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri. Baik Yoga maupun Boby, keduanya berstatus pelajar, yang masing-masing memiliki Tanggal Lahir 30 Oktober 2008 dan Tanggal 24 Februari 2009.
Tragedi maut yang merenggut dua remaja pria ini, berawal ketika Jumat siang (5/9/25) sekitar Pukul 14.00, datang ke perairan Waduk Gajahmungkur wilayah Dusun Tenggar. Kedatangannya, bermaksud untuk mencari ikan dengan cara gogoh (ditangkap langsung memakai tangan).
Terjebak
Keduanya datang berempat dengan Briyan Raditya Winara (14) dan Afandi Firmansyah Putra (17). Keempat remaja pria ini, datang ke lokasi perairan dengan berboncengan memakai dua sepeda motor. Tiba di lokasi, kedua korban langsung mencebur ke perairan yang kedalamannya setinggi lutut kaki.
Tapi naas bagi keduanya, ketika beranjak ke arah tengah perairan, mendadak terjebak pada alur bekas anak sungai yang memiliki kedalaman sekitar 3 Meter (M). Karena tidak dapat berenang dan juga tidak memakai pelampung, Yoga dan Boby langsung tenggelam.
Melihat kedua temannya tenggelam, dua rekannya meminta tolong kepada warga sekitar yang sedang memancing di wilayah genangan tersebut. Setelah dicari oleh beberapa warga, kedua korban berhasil ditemukan, tapi sudah dalam keadaan meninggal. Para nelayan dan warga yang berdatangan ikut memberikan pertolongan, segera mengangkat korban ke atas perahu kayuh, untuk dibawa ke bibir pantai.
Personel Polsek Nguntoronadi yang datang membantu mengevakuasi korban, mengamankan satu buah keranjang jaring tempat ikan yang dibawa korban. Tim medis dari Pukesmas Nguntoronadi-2 yang melakukan pemeriksaan jenazah, tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan. Disimpulkan, kedua korban tewas karena tenggelam. Pihak keluarga korban, telah menerima itu sebagai musibah
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, mengimbau agar masyarakat termasuk remaja dan anak-anak, berhati-hati ketika melakukan aktivitas di perairan Waduk Gajahmungkur. Sebab ada sejumlah titik yang dalam yang membahayakan dan tidak terlihat dari permukaan.(Bambang Pur)













