JEPARA (SUARABARU.ID) – Untuk mengajak para perajin ukir untuk mengembangkan kreatifitas dan inovasinya dalam berkarya, Yayasan Pelestari Ukir Jepara akan menggelar Lomba Cipta Karya Cinderamata Ukir Kayu Jepara berbahan limbah yang akan berlangsung Sabtu 30 Agustus 2025 di Pantai Kartini Jepara.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Yayasan Pelestari Ukir Jepara Drs Sutarya, MM kepada media disela-sela mempersiapkan lomba di Jumat (29/8-2025). Ini adalah sebuah terobosan, ujar Sutarya yang juga dosen Prodi Desain Produk Unisnu Jepara
Lomba yang akan diikuti oleh sekitar 125 kreator ukir laki-laki dan perempuan ini menurut Sutarya juga merupakan bagian dari pengembangan konsep sustainability produk yang menekankan pemanfaatan limbah industri atau yang dikenal dengan waste industry.

Karena itu menurut Drs Suhali, M.Pd, ketua Pengawas Yayasan Peluk Jepara, lomba ini memiliki kriteria khusus, diantaranya harga jual produk sekitar Rp. 50 ribu dan produk dominan dengan motif ukiran. “Sedangkan bahan kayu limbah bisa dari kayu jati atau jenis kayu yang lain,” terangnya. Sementara kriteria penilaian terdiri dari ktreatifitas, teknil produksi, orisinalitas desain, teknik kombinasi, daya pakai/fungsi, daya jual, keunikan dan keindahan.
Lomba ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kreatifitas dalam para perajin dalam berkarya, bukan hanya mengerjakan barang-barang yang di produksi atas dasar pesanan. “Jepara memiliki limbah kayu yang luar biasa, namun jika dibandingkan dengan Bali dan Yogyakarta, Jepara kalah jauh dalam dalam hal pengerjaan produk cinderamata,” ungkap Suhali, mantan guru ukir SMKN 2 Jepara.
Sedangkan Bendahara Umum Yayasan Peluk Jepara H. Maslim mengungkapkan, lomba cinderamata ukir ini didukung oleh banyak fihak diantaranya dari Mugiyanto Wakil Menteri HAM RI yang juga putra Jepara yang memberikan dukungan hadiah bagi pemenang.
Sedangkan Ketua Kadin Andang Wahyu Triyanto memberikan uang saku bagi peserta, HIMKI memberikan dukungan kaos untuk peserta serta Direktur CV Aulia Jati Indofurni, Maskur Aulia yang memberikan bantuan konsumi. Juga dari Bank Jateng yang memberikan kontribusi kaos untuk panitia serta dukungan dari PR Sukun Kudus
Kegiatan lomba cinderamata ini akan diselenggarakan bersamaan dengan Semarak Budaya 2025 dari Kementerian Kebudayaan RI bekerjasama dengan Yayasan Dhama Bhakti Lestari, Yayasan Kartini Indonesia, Yayasan Pelestari Ukir Jepara. Kegiatan ini akan diisi dengan lomba mewarnai motif ukir tingkat PAUD/RA, lomba mengukir tingkat SD/MI, SMP/Mts, SMA/MA/SMK/SLB.
Hadepe













