blank
Siswa SDN 3 Tubanan antusias ikuti karnaval kemerdekaan. Foto: Hana

Oleh : Rofiatun

Agustus merupakan bulan kemerdekaan Indonesia. Dari awal bulan ditandai berkibarnya sang merah putih di depan rumah, kantor, jalan dan tempat umum lainnya. Wujud rasa bangga masyarakat terhadap bendera Indonesia, menghormati perjuangan para pahlawan kemerdekaan, dan bukti bahwa masyarakat Indonesia memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Negara Indonesia telah merdeka dari penjajahan sejak 17 Agustus 1945 yang lalu, hingga kini tanggal itu diabadikan dan diperingati sebagai hari kemerdekaan negara kesatuan republik Indonesia.

Perayaan hari kemerdekaan tidak hanya sehari saja, namun pada bulan Agustus masyarakat Indonesia memperingati dan merayakan kemerdekaan dengan berbagai kegiatan. Mulai dari tirakatan doa bersama, upacara HUT RI, karnaval, jalan sehat, berbagai macam lomba, dan juga pentas seni.

blank
Karval menyusuri jalan-jalan desa dengan nyanyian perjuangan. Foto: Hana

Karnaval budaya dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 republik Indonesia dengan tema kebhinnekaan digelar SDN 3 Tubanan hari Senin, 25 Agustus 2025. Peserta karnaval adalah siswa-siswi, wali murid, guru dan tenaga kependidikan, komite, dan juga ada beberapa peserta dari masyarakat umum. Rute karnaval start di halaman SDN 3 Tubanan, arah kanan perempatan belok kiri ke TK HA Tubanan 2, lurus pertigaan Dungpandan belok kiri, perempatan jaro ke kiri, finish kembali ke halaman SDN 3 Tubanan.

Sunarto selaku ketua komite mengajak semua fihak untuk meningkatkan  kerja sama, karena dengan kerja sama yang baik akan terwujud visi misi sekolah.

blank
Dewan guru SDN 3 Tubanan. Foto : Hana

Karnaval dibuka oleh Deny Tri Kiswoyo, S.Pd.SD. mewakili kepala sekolah SDN 3 Tubanan Rissetyaning, S.Pd.SD. Dalam sambutannya ia mengatakan,”Terima kasih Bapak/Ibu guru, penjaga, komite, siswa, wali murid SDN 3 Tubanan, juga masyarakat desa Tubanan yang telah berpartisipasi aktif mengikuti kegiatan sekolah. Tanpa kerja sama yang baik tidak akan terselenggara kegiatan yang sangat luar biasa ini,” imbuhnya.

Perjalanan karnaval sangat menyenangkan, peserta menyanyikan  lagu-lagu nasional mengikuti iringan musik yang disiapkan panitia.

Kolaborasi yang sangat luar biasa, seksi dokumentasi dari unsur wali murid, pembagian air mineral wali murid dan komite. Dewan guru berjalan bersama peserta karnaval, mendampingi siswa-siswi. Untuk pembagian kupon undian dari unsur guru dan komite.

blank
Penerima doorprize , Rayhan, Abim, Abim. Foto : Hana

Tepat di depan SDN 3 Tubanan, di seberang jalan semua peserta karnaval berhenti sejenak, menyanyikan lagu Hari Merdeka bersama-sama. Suasana sangat memukau, penonton bersorak, pemakai jalan pun berhenti sejenak ikut menyaksikan karnaval budaya dari SDN 3 Tubanan.

Peserta karnaval masuk ke halaman SDN 3 Tubanan, setiap peserta mendapatkan kupon undian yang dibagikan panitia. Mereka mencari tempat yang teduh, beristirahat sambil menunggu pembagian doorprize. Ada banyak hadian hiburan yang disediakan panitia, dan ada tiga hadiah utama 1 kipas angin, 2 panci kuah istimewa. Peserta karnaval yang beruntung adalah Rayhan, Kiandra, dan Abim siswa SDN 3 Tubanan.

“Peserta karnaval tahun ini meningkat, sebagian besar wali murid semangat mengikuti karnaval, luar biasa.” kata Karmisan salah satu komite sekolah.

Karnaval dalam memperingati HUT RI merupakan kegiatan yang sudah diadakan rutin beberapa tahun ini, semoga tahun-tahun mendatang tetap diadakan kegiatan karnaval dan semua wali murid dapat mengikuti kegiatan, ucap Istiani salah satu dari wali murid peserta karnaval.

Tema Kebhinekaan yang dipilih mengandung maksud bahwa keberagaman yang ada di Indonesia ini patut kita syukuri, dan kita harus saling menghargai dalam perbedaan. Kostum yang dipakai peserta karnaval berbagai macam pakaian adat, profesi, juga pakaian bahan unik dari plastik, kardus dan pakaian unik lainnya. Filosofinya setiap anak, setiap manusia memiliki bakat minat masing-masing, memiliki kodrat masing-masing, kita harus saling menghargai. Siswa-siswi merupakan generasi penerus bangsa yang juga memiliki cita-cita beragam, semoga kelak tercapai cita-cita mulia mereka.

Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua semboyan bangsa Indonesia. Dalam keberagaman utamakan menghargai sesama, niscaya akan tercipta kerukunan, tumbuhnya persatuan dan kesatuan bangsa.

Penulis adalah :Guru SDN 3 Tubanan