WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Rumah DataKu “Langgeng Kencana” Desa Maduretno Kecamatan Kalikajar sebagai Rumah DataKu Digital Terbaik di Kabupaten Wonosobo Tahun 2025 di Pendopo Bupati setempat.
Selain itu, Bupati Afif juga menyerahkan penghargaan kepada Desa Candimulyo sebagai terbaik 2 tingkat Nasional kategori Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas.
Menurut Afif, pemberian apresiasi dan penghargaan ini, menjadi bentuk perhatian dan dukungan nyata pemerintah terhadap penguatan program Bangga Kencana.
Khususnya melalui apresiasi Rumah Data Kependudukan (RDK) dan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) di Desa Maduretno dan Desa Candimulyo.
Afif merasa bangga atas peran dan kerjasama yang terjailin baik antara pemerintah daerah, pemerintah desa, para kader, serta masyarakat, sehingga mampu menghadirkan praktik baik yang diakui di tingkat nasional.
“Capaian Desa Maduretno melalui Pokja Langgeng Kencana yang berhasil meraih penghargaan Rumah Data Kependudukan (RDK) Tingkat Nasional, membuktikan bahwa pengelolaan data kependudukan yang akurat dan terintegrasi,” katanya.
Hal itu, lanjutnya, dapat menjadi dasar bagi kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, khususnya dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas.
“Begitu juga Kampung KB Abhinaya di Desa Candimulyo yang juga ditetapkan sebagai percontohan implementasi quick wins dan internalisasi peta jalan di level desa,” ujar dia.
Dari Desa Candimulyo Kertek, semua bisa menyaksikan bagaimana desa dapat bertransformasi menjadi pusat pembelajaran sekaligus penggerak pembangunan keluarga yang berdaya.
Rumah DataKu

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKBPPPA) Wonosobo, Dyah Afif Nurhidayat, Senin (25/8/2025), mengucapkan selamat dan berbangga atas capaian yang telah ditorehkan Desa Maduretno dan Candimulyo pada tingkat Nasional.
Dyah menjelaskan, keberadaan Rumah DataKu penting untuk didirikan di seluruh Desa/Kelurahan guna memasok kebutuhan-kebutuhan data sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan.
“Pola kegiatan Rumah DataKu yang berbasis pada partisipasi masyarakat dalam pengelolaan data akan meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya data dan informasi kependudukan bagi pembangunan,” tambahnya.
Selain itu, menurut perempuan yang juga menjadi Wakil Ketua Tim Koordinasi Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas di Kabupaten Wonosobo, data-data yang dihasilkan merupakan artikulasi kepentingan masyarakat secara lebih luas.
“Kampung KB Berkualitas adalah satuan wilayah setingkat Desa/Kelurahan dengan integrasi dan konvergensi penyelarasan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga dalam seluruh dimensinya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia keluarga dan masyarakat,” paparnya.
Fungsinya, ujar dia, sebagai pusat data kependudukan berbasis keluarga serta pusat konvergensi kegiatan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia keluarga dan masyarakat.
Muharno Zarka













