WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Camat Kalikajar Wonosobo Jawa Tengah Aldhiana Kusumawati mengapresiasi pelaksanaan Wisata Petik Melon di lokasi Green House milik Kelompok Tani Kembar Tani di Desa Kembaran Kalikajar WonosobWisata Petik Melon sendiri dibuka selama empat hari, mulai Kamis (21/8) hingga Minggu (24/8/2025) mulai jam 09.00 WIB pagi hingga jam 16.00 WIB sore.
Selama mengunjungi kegiatan Wisata Petik Melon, pengunjung bisa memetik sendiri melon yang dipilih langsung dari pohonnya. Sebelum memetik, wisatawan juga diberikan kesempatan mencicipi buah melon yang telah disediakan.
Rasa buah melon jenis new ceria ini cukup manis dan sangat segar. Buahnya berwarna orange sehingga sangat menggoda bagi penyuka buah segar seperti melon. Pengunjung juga bisa berkeliling di Green House untuk melihat-lihat buah melon yang masih menggantung di pohon sembari mendengar cerita cara budidaya melon yang baik dari para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Kembar Tani itu. “Ya, jadi hari ini kami berbahagia sekali karena akhirnya Kelompok Tani Kembar Tani Desa Kembaran Kalikajar ini berhasil melakukan budidaya melon,” ucap Aldhiana di sela-sela memetik buah melon langsung di Green House, Kamis (21/8/2025).
Menurut Camat Kalikajar itu, setelah petani mencoba di tahun lalu, kurang maksimal hasilnya, hari ini melon varietas new ceria ini berhasil dipanen dengan kualitas yang sangat memuaskan.
“Rasanya manis, teksturnya juga luar biasa segar dan ini sekaligus dapat dikembangkan sebagai sebuah agrowisata baru. Wisata Petik Melon di wilayah Kalikajar,” ujarnya.
“Sebagai daerah yang sedang bersiap untuk mendukung agrobisnis dan agrobisata, kita senang sekali karena akhirnya di salah satu wilayah di Kalikajar, bisa mengembangkan Wisata Petik Melon,” katanya.
Dia berharap selain masyarakat tidak hanya merasakan bagaimana nikmat segarnya varietas baru ini, tetapi juga bisa melatih anak muda dan masyarakat tentang bagaimana melakukan budidaya melon dengan program screen house ini.
Soal pengembangan budidaya buah melon di desa lain, Aldhiana memastikan, hal itu bisa memantik semangat bagi para petani di wilayah Kalikajar dan sekitarnya. Pihaknya juga sempat bercerita dengan teman-teman di Desa Butuh Kalikajar.
Hidup Sehat

‘Mereka juga penasaran apakah melon ini bisa dikembangkan di daerah ketinggian lereng Gunung Sumbing dengan suhu yang cukup dingin. Karena mereka juga saat ini pasti ingin mencari varietas-varietas produk pertanian terbaru,” papar dia.
Dia menyebut, buah melon ini memiliki daya saing ekonomi yang lebih menjanjikan. Pemerintah juga akan mendorong desa-desa yang lain untuk budidaya melon ini bisa dikembangkan di wilayah lain di Kalikajar
“Kami telah berusaha membantu untuk mensosialisasikan Wisata Petik Melon di Desa Kembaran ke masyarakat. Allhamdulillah dalam tempo kurang dari setengah jam ini sudah banyak sekali respon dari warga,” tegasnya
Bahkan beberapa pejabat di Pemkab Wonosobo, lanjut dia, yang langsung memesan untuk membeli buah melon ini, termasuk Ketua TP PKK Kabupaten Wonosobo, Ibu Dyah Afif Nurhidayat.
“Masyarakat juga banyak yang penasaran menanyakan bagaimana titik lokasinya. Bagaimana parkirnya, bukanya jam berapa. Boleh beli sampai kapan dan lain sebagainya,” cerita dia.
Warga lain di wilayah Wonosobo, sebut dia, akan pasti berbonong-bonong ke Desa Kembaran untuk mencoba sensasi Wisata Petik Melon dan merasakan varietas melon new ceria ini. Melalui panen perdana ini ke depan optimis untuk bisa dikembangkan di wilayah Kaljikajar.
“Saya sangat optimis bahwa ini bisa dikembangkan lebih jauh karena saat ini pangsa pasar buah saat ini sedang lumayan ya. Masyarakat sedang mencoba pola hidup sehat dan masyarakat kali ini juga sudah bisa memiliki selera sendiri terhadap cita rasa buah,” tutur dia.
Dikatakan, karena ini produk lokal Desa Kembaran Kalikajar Wonosobo, dia yakin masyarakat juga akan lebih merasa memiliki. Merasa senang karena bisa merasakan buah yang tidak kalah manisnya, kualitasnya dibandingkan dengan produk import.
“Jadi saya yakin walaupun harganya mungkin tidak sama seperti melon pada umumnya. Tetapi sebetulnya ada nilai-nilai lain yang akan dirasakan oleh masyarakat. Utamanya setelah mencicipi ini saya yakin pasti masyarakat akan ketagihan dengan rasa enaknya,” pungkas dia.
Muharno Zarka













