blank
Duet Babinsa Sertu Budi Riyanto dari Koramil-22/Slogohimo dan Serda Catur Babinsa dari Koramil-19/Purwantoro Kodim 0728/Wonogiri (tengah) foto bersama dengan para awak BGLDC, seusai tampil mengiringi upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2025 di Stadion Pringgondani Wonokarto, Wonogiri.(Dok.Pendim 0728 Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Bahana Giri Laksita adalah nama drumband yang para pemainnya adalah siswa-siswi SMP Negeri 2 Wonogiri, Jawa Tengah. Populer disebut Bahana Giri Laksita Drumband Corps (BGLDC).

Eksistensinya sangat menonjol di Kabupaten Wonogiri. Menjadi korp drum band yang selalu mendapatkan kepercayaan untuk tampil pada setiap ada event besar. Menjadi langganan untuk mengiringi upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tingkat kabupaten, lengkap dengan lomba defile-nya. Juga tampil pada saat upacara Hari Jadi Kabupaten Wonogiri, upacara Hari Kebangkitan Nasional, upacara Hari Pendidikan Nasional dan lain-lain.

Dalam penampilannya, Bahana Giri Laksita menampilkan atraksi yang menarik, seperti permainan bass drum yang para pemainnya mengenakan kostum harimau loreng dan macan tutul serta burung elang. Ini mirip para pemain bass drum Canka Lokananta milik Akademi Militer (Akmil), yang mengenakan kostum harimau loreng.

Dalam drum band, terdapat berbagai jenis irama tabuhan yang dihasilkan oleh alat musik perkusi, seperti snare drum, bass drum, tenor drum dan cumbal serta bellyra. Yang masing-masing alat memiliki peran dan teknik pukulan yang berbeda, untuk menciptakan ritme dan dinamika irama musik.

Penerangan Kodim (Pendim) 0728 Wonogiri, Pelda Indra, menyatakan, sehari-hari BGLDC dilatih oleh duet Bintara Pembina Desa (Babinsa). Yakni Sertu Budi Riyanto personel Babinsa dari Koramil-22/Slogohimo dan Serda Catur Babinsa Koramil-19/Purwantoro Kodim 0728/Wonogiri.

Prima

Setiap kali akan tampil, seperti untuk mengiringi upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdeka RI, intensitas latihannya ditingkakan. Tujuannya, agar tercipta kekompakan dalam menyajikan tabuhan instrumen drum band, demi meuwjudkan tampilan yang prima mempesona. Pelatihan yang intensif ini, dilakukan sejak pertengah Bulan Juli 2025.

Komandan Kodim (Dandim) 0728/Wonogiri Letkol (Inf) Edi Ristriyono, memberikan apresiasi kepada kedua anggota Babinsa yang telah peduli rajin melatih para pemain BGLDC, sehinggta tercipta korps drum band yang handal dan patut dibanggakan eksistensinya.

Drum band corps atau korps drum band, adalah sebuah kelompok musik yang memainkan alat musik perkusi, khususnya dalam konteks marching band atau drum band. Kata corps dalam konteks ini, menunjukkan suatu kesatuan atau organisasi yang terdiri dari para pemain drum dan perkusi yang tampil bersama.

Irama dalam drum band bisa bervariasi, mulai dari yang sederhana dan mudah diikuti hingga yang kompleks dan dinamis, tergantung pada jenis musik dan tujuan penampilan.  Pemain drum band harus fokus pada latihan ritme dasar, menjaga tempo yang stabil, dan kemudian beralih ke pola yang lebih kompleks.

Contohnya ritme dasar dalam drum band, adalah ketukan 4/4 yang berarti ada empat ketukan dalam setiap bar musik.  Irama yang kuat dan menarik, dapat membuat penampilan drum band lebih menonjol dan berkesan bagi penonton.(Bambang Pur)