JEPARA (SUARABARU.ID) — SD Negeri 3 Somosari menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman sekolah, Minggu (17/08). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat, diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf sekolah.

Bertindak sebagai pembina upacara, guru kelas 2 SDN 3 Somosari Sri Arum Wangi, S.Pd.,. Ia menyampaikan amanat mengenai pentingnya mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, seperti belajar sungguh-sungguh, menjunjung nilai disiplin, serta meneladani semangat perjuangan para pahlawan.

“Kemerdekaan adalah anugerah besar. Tugas kita hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan prestasi, kerja keras, dan semangat belajar,” pesannya kepada siswa dan guru.
Usai pelaksanaan upacara, diumumkan para pemenang berbagai lomba yang telah digelar pada Sabtu sebelumnya. Lomba-lomba ini bertujuan membangun semangat nasionalisme dan menggali potensi siswa di berbagai bidang.

Adapun jenis lomba yang diselenggarakan meliputi lomba menyanyi, lomba adzan, balap kelereng menyusun huruf hijaiyah, estafet air lomba baris-berbaris (LBB) dengan mata tertutup
Khusus untuk lomba adzan dan menyanyi, kegiatan ini juga menjadi ajang penyaringan bakat siswa yang potensial untuk mewakili sekolah dalam perlombaan di tingkat kecamatan maupun kabupaten.
Menurut Kepala SD Negeri 3 Somosari, Hari Fitriyati S.Pd. sekolah yang dipimpinnya berkomitmen untuk terus menggali dan mengembangkan bakat siswa melalui berbagai kegiatan positif.

“Komitmen tersebut terbukti dari prestasi membanggakan yang diraih oleh siswa atas nama Muhammad Haniq Sohibul Maqom, yang berhasil meraih juara 2 lomba adzan tingkat Kecamatan Batealit pada ajang MAPSI (Mata Pelajaran dan Seni Islami) beberapa waktu lalu,” ujar Hari Fitriyati.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa potensi siswa SD Negeri 3 Somosari mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi jika terus diasah dan didukung. Sekolah berharap kegiatan-kegiatan serupa dapat terus digelar sebagai wadah pengembangan karakter dan bakat peserta didik.
Hadepe – Teguh Rahayu













