blank
Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Kudus kelompok 043, mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kue basah “JR Jaya” di Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati. Foto: Selly Selviana

KUDUS (SUARABARU.ID) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Kudus kelompok 0843, melaksanakan berbagai program kerja salah satunya untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kue basah “JR Jaya” di Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus yang berlangsung pada tanggal 5 – 14 Agustus 2025. Kegiatan ini mencakup tiga fokus utama, yaitu Sertifikasi Halal, Re-branding Produk,   dan Digitalisasi Pembukuan Usaha.

Tahap pertama yang dilakukan adalah pendampingan proses Sertifikasi Halal. Dalam kegiatan ini, mahasiswa bekerja sama dan didampingi langsung oleh petugas Mohamad Iqbal Fanani untuk membantu pelaku UMKM dalam setiap tahapan, mulai dari pengisian dan pelengkapan dokumen persyaratan, dan pengunggahan berkas ke sistem online.

Pendampingan dilakukan secara intensif dalam proses sertifikasi halal sebab adanya pengelompokkan jenis kue basah yang memerlukan ketelitian dan pemahaman khusus, sehingga dibutuhkan arahan langsung agar setiap produk dapat terverifikasi sesuai kategori yang tepat. Langkah ini bertujuan memastikan produk kue basah tersebut memperoleh jaminan kehalalan yang sah dan diakui secara resmi, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan konsumen, memperkuat citra usaha, serta memperluas pangsa pasar.

Tahap berikutnya adalah Re-branding produk. Pada tahap ini, mahasiswa membantu pelaku UMKM merancang ulang identitas usaha melalui pembuatan desain logo baru yang merepresentasikan karakter produk serta penyusunan identitas merek (brand identity) yang mudah dikenali konsumen. Re-branding ini diharapkan mampu memberikan pembaruan tampilan yang segar, meningkatkan nilai jual, serta memperkuat citra produk di mata konsumen, sehingga UMKM dapat lebih percaya diri dalam bersaing di pasar.

Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan Digitalisasi Pembukuan menggunakan software Microsoft Excel yang mudah dioperasikan oleh pelaku UMKM. Pengenalan ini diawali dengan pelatihan dasar, meliputi cara membuat tabel pencatatan transaksi, penggunaan rumus sederhana untuk menghitung total pemasukan dan pengeluaran, serta penyusunan laporan keuangan bulanan secara otomatis. Dengan metode ini, pelaku UMKM tidak hanya terbantu dalam mencatat arus kas secara rapi dan terstruktur, tetapi juga mampu memantau perkembangan usahanya dari waktu ke waktu.

Digitalisasi pembukuan ini diharapkan dapat mempermudah analisis keuntungan, meminimalisir kesalahan pencatatan manual, serta menjadi acuan penting dalam mengambil keputusan usaha, baik untuk strategi pemasaran maupun pengelolaan modal di masa mendatang.

Program kerja ini mendapat sambutan positif dari pelaku UMKM, warga setempat, maupun pemerintah desa. Adanya sertifikasi halal yang didampingi secara profesional, citra produk yang lebih menarik, dan pencatatan keuangan yang modern, UMKM kue basah “JR Jaya” diharapkan dapat tumbuh lebih maju dan berdaya saing di pasar yang semakin kompetitif.

Hadepe – Selly Seviana, dkk.