SEMARANG (SUARABARU.ID) – Bank Indonesia menyelenggarakan Training of Trainers yang diikuti oleh 50 tim dari 345 tim yang lolos tahap seleksi administrasi QRIS Jelajah Budaya Indonesia 2025 chapter Jawa Tengah-Semarang: Condroning Pesisir edisi Jasirah Race dengan tema, QRIS Jelajah Budaya: Wastra dan Dolanan Jawa Tengah 2025 di Lantai 8 gedung Kantor Perwakilan BI Jawa Tengah.
Acara ini dibuka oleh Dody Danindra, Kepala Divisi Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah dan Manajemen Intern, Bank Indonesia.
“QRIS Jelajah Budaya merupakan agenda kampanye kreatif yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia dalam upaya meningkatkan kesadaran dan literasi produk pembayaran digital kepada masyarakat,” ujar Dody Danindra

Ia juga menjelaskan, melalui proses seleksi administrasi menjaring 50 tim dari 345 tim yang mendaftar dari seluruh wilayah di Jawa Tengah. “Nantinya diambil 10 tim dalam babak final yang akan berlangsung selama lima hari untuk menjalankan misi untuk mengeksplorasi budaya Jawa Tengah di kota Semarang, Kudus, Rembang, Lasem, Jepara dan Karimunjawa,” ujarnya.
Pada sesi ToT, BI menghadirkan tiga narasumber terkait misi yang akan dijalankan, Indra Prasetya, pendiri SURE Pictures yang memberikan materi tentang scriptwriting, pengambilan gambar/video dan teknik-teknik membuat video dokumenter.

Kemudian narasumber dari Bank Indonesia membekali para peserta tentang peran dan fungsi BI di masyarakat untuk menjaga stabilitas nilai rupiah, sistem pembayaran digital QRIS dan konsep Cinta, Bangga dan Paham Rupiah. Ada juga narasumber dari OJK, Vincentia Granita yang memberikan sosialisasi Keuangan Inklusif dan perlindungan terhadap konsumen.
Panitia juga mengenalkan aplikasi Jasirah, yang mengintegrasikan digitalisasi dengan edukasi sejarah budaya, lokasi wisata dan tempat UMKM yang telah menggunakan metode pembayaran digital, QRIS.
Amaliyatul













