blank
Ilustrasi pengendeara motor dibacok orang. Reka: SB.ID

GROBOGAN (SUARABARU.ID) — Seorang lelaki berinisial MPP (39), warga Surabaya, menjadi korban pembacokan di Jalan Raya Kapung – Tanggungharjo, tepatnya sekitar 80 meter barat Polsek Tanggungharjo, Jumat 15 Januari 2025 dinihari.

Korban diketahui sebagai pendudukan Kota Surabaya yang asli Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden bermula saat korban pulang dari rumah temannya. Dalam perjalanan, ia diserang dari belakang oleh pelaku tak dikenal dan mengalami luka serius di kepala.

Menurut Felik, kakak korban, saat kejadian adiknya tidak kehilangan barang apa pun. Sebab usai kejadian itu, adiknya sempat merekam kondisinya yang sudah tidak berdaya.

Nggak ada yang hilang. Adik saya habis main di rumah temannya, terus pulang. Di tengah jalan, dari belakang langsung disabet dua kali mengenai kepala,” ujarnya.

Menurut Felik, luka yang dialami adiknya cukup parah. Beberapa luka bacok terjadi di bagian kepala, leher dan tenggorokan korban. Kini korban dirawat di RSU Karangawen, Demak.

“Adik saya sempat merekam video kondisi kepalanya dan mengirimkan ke saya sekitar pukul 01.36 WIB di situ saya lihat kok darah semua,” ungkap Felik.

Setelah menerima video, Felik segera menghubungi teman-teman di desa untuk mencari korban. Sebab, Felik sedang berada di rumahnya di daerah Semarang.

“Saya kabari teman-temannya yang di desa karena posisi saya di rumah Semarang. Begitu didatangi, adik saya sudah tergeletak di jalan dengan motor di sampingnya,” tambahnya.

Awalnya, keluarga mengira korban hanya dipukul. Namun setelah melihat darah yang membasahi bajunya, mereka sadar adiknya menjadi korban pembacokan.

“Satu luka berbentuk garis lurus dengan panjang sekitar 15 sentimeter, satu lagi berbentuk lingkaran dengan keliling sekitar 20 sentimeter,” jelasnya.

Felik mengaku terkejut karena wilayah tersebut selama ini relatif aman. Beberapa warga mengungkapkan bahwa sempat ada penjambretan di daerah tersebut, tetapi kejadian sudah setahun silam. Setelah itu, kondisi kembali kondusif.

“Selama ini aman, enggak pernah ada pembacokan atau perampasan. Pernah ada jambret, tapi itu setahun lalu dan sudah ditindak Polisi,” katanya.

Kini korban sedang menjalani perawatan intensif di sebuah rumah sakit di Kabupaten Demak. Pihak keluarga berharap, polisi segera mengusut kasus yang dialami oleh korban.

Sementara itu, Kapolsek Tanggungharjo, AKP Anang Heriyanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian pembacokan tersebut. Pihaknya menjelaskan, insiden tersebut terjadi dinihari.

“Benar, kejadiannya Jumat dinihari. Kasus sudah dilakukan penyelidikan oleh Sat Reskrim Polres Grobogan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi,” ungkap AKP Anang, yang dihubungi via telepon.

Tya Wiedya