SEMARANG (SUARABARU.ID)– Kegiatan bakti sosial dan edukasi kesehatan, kembali dilakukan Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang. Event yang dilaksanakan di kawasan Trunojoyo, Banyumanik, Semarang ini, dihadiri juga Direktur Utama RSI Sultan Agung, dr Agus Ujiyanto MSi Med SpB.
Dalam keterangan tertulisnya, dr Agus menegaskan komitmen RSI Sultan Agung yang mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari sinergi RSI Sultan Agung dengan program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang diprakarsai Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Gus Yasin.
”Kami ingin memastikan, masyarakat di semua lapisan memiliki akses terhadap layanan kesehatan spesialis, termasuk bidang saraf. Melalui kegiatan ini, kami berharap masalah kesehatan dapat terdeteksi sejak dini, dan segera mendapatkan penanganan yang tepat,” kata dr Agus Ujiyanto, dalam kegiatan yang digelar Minggu (10/8/2025).
BACA JUGA: Dimotori PDAM Kebumen, Arungbinang Fest Meriah Diikuti 14 Perkantoran

Dalam kesempatan ini, RSI Sultan Agung menurunkan tim dokter spesialis saraf lengkap, bersama tenaga medis pendukung, untuk memberikan layanan pemeriksaan, konsultasi, dan edukasi kesehatan saraf secara gratis.
Layanan itu mencakup deteksi dini penyakit saraf, seperti stroke, epilepsi, neuropati, hingga penyuluhan pentingnya menjaga kesehatan otak dan sistem saraf.
Adapun tim dokter spesialis yang bertugas di antaranya, dr Ken Wirastuti SpN sebagai Ketua Tim Medis, dr Naili Sofi Riasari SpN, dr Durrotul Djannah SpN, dr Meyvita SpN, dr Mohamad Reza H SpN, dr Ardina Nur Pramudhita SpKFR.
BACA JUGA: Mpok Alpa Meninggal, Kanker Menggerogotinya Sejak 3 Tahun lalu
Warga Trunojoyo selain mendapatkan layanan medis, juga mendapatkan materi edukasi tentang gaya hidup sehat, pencegahan penyakit saraf, penanganan nyeri, dan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin.
”Kami sangat bahagia, melihat antusiasme masyarakat untuk mengikuti acara ini. Semoga bermanfaat, dan masyarakat bertambah pengetahuannya atas ilmu yang kami bagikan,” ujar dr Ken Wirastuti.
Riyan













