JEPARA (SUARABARU.ID) – SD Muhammadiyah Jepara meluncurkan program Bangkit. Dari Smart Parenting Hingga Duta Anti-Perundungan, Misi Ciptakan Sekolah Aman dan Berprestasi. Acara ini dilaksanakan hari ini Kamis, 7 Agustus 2025 di Aula PDM Jepara.
Dihelatnya giat istimewa yaitu geliat SD Muhammadiyah Jepara. Selain Smart Parenting dan sosialisasi Sekolah Ramah Anak (SRA), Pengukuhan Paguyuban Wamur SD Muhammadiyah Jepara juga diluncurkan Duta Tim Anti perundungan / Bullying. Ajang / event besar ini menjadi pertanda bahwa perubahan dan era baru Sekolah.
Hadir secara pribadi pada kesempatan istimewa ini yaitu Kabid PPA DP3KP2KB Jepara, dr.Hesti Prihandari sebagai pemateri inti, tokoh Muhammadiyah Soleh Sudarsono dan Majlis Dikdasmen dan PNF Kota Jepara, Khoiruman,S.Pd. juga Wali murid memenuhi aula PDM Jepara. Seakan menjadi keistimewaan pada acara ini dengan diluncurkannya Duta Anti Perundungan yang terdiri dari perwakilan anak, sebanyak 10 anak dari kelas IV, V dan VI.
Ajang ini mengambil tema, “Sekolah Ramah Anak, mewujudkan Anak Indonesia Hebat”, tema ini seakan selaras pesan Kemendiknas, utamanya dalam mengikuti program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Kepala Sekolah Akhmad Faozan dalam sambutannya mengatakan, “betapa pentingnya kolaborasi dan sinergitas dalam mewujudkan sekolah yang ramah terhadap anak. Ketika murid terwadahi dan berada pada tempat yang ideal dan ramah, lingkungan belajar menjadi aman dan nyaman, maka tujuan pendidikan pun akan tercapai”.
Di sambutan terpisah perwakilan dari Komite sekolah Anita wali murid kelas VI, sangat mengapresiasi pada kegiatan sekolah hari ini, menjadi pertanda geliat dan pergerakan nyata sekolah ini. ” Semoga konsisten dan terjaga semangatnya dalam membangun sekolah yang inovatif dan kreatif,” ujarnya .
Pada acara inti, disampaikan sosialisasi SRA dan parenting. Dalam paparannya dr. Hesti Prihandari memberikan apresiasi atas penyelenggaraan event ini. Materi tentang SRA sangat berkorelasi dengan KLA- Kabupaten Kota Layak Anak. Artinya disebut Kabupaten/Kota disebut akan layak kepada anak, bila sekolah sebagai wadah dapat menampung murid-murid dengan pendampingan pembelajaran yang tepat. Maka disinilah letak strategisnya Program SRA di SD ini. Disamping sarana pra sarana penunjang maupun seluruh stake holder dan elemen pemangku amanah di sekolah ini.
Secara resmi, setelah pembahasan dengan komite sekolah pada waktu sebelumnya telah dibahas terkait betapa pentingnya wadah informal memberikan tempat bagi jalinan komunikasi yang intens sekolah dengan wali murid. Para wali murid dengan spirit majunya, sangat antusias ketika mereka menjadi perwakilan kelas dalam wadah Paguyuban ini.
Pada kesempatan itu juga, selain dikukuhkannya Paguyuban Wali Murid oleh kepala sekolah yang diawali dengan pembacaan SK oleh kepala sekolah, dan menyampaikan peran strategis Paguyuban, diikuti dengan mengucapkan kalimat “bismillah” sebagai tanda resmi dikukuhkannya Paguyuban Wali Murid SD Muhammadiyah Jepara untuk tahun pelajaran 2025-2027. Setelah itu dilanjutkan dengan peluncuran Duta Anti Perundungan yang berasal dari masing-masing perwakilan kelas. Riuh tepuk tangan oleh wali murid dan seluruh yang hadir.
” Kreativitas dan inovasi program positif yang diinisiasi oleh sekolah seperti kegiatan inovasi kreativitas sekolah hari ini, dapat menjadi pemantik bagi pengembangan dan motivasi bagi anak dan akan menjadi sebab bahagianya orang tua yang menyekolahkan di SD Muhammadiyah Jepara, yang pada akhirnya tumbuh kepercayaan masyarakat pada sekolah ini,” pungkas kepala SD Muhammadiyah Jepara.
Hadepe – Edy Sulton













