GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Angin puting beliung melanda Desa Tajemsari, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Minggu (3/8/2025).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB ini menyebabkan kerusakan parah pada rumah warga dan sejumlah fasilitas umum.
Pemerintah Desa Tajemsari mencatat sebanyak 142 kepala keluarga (KK) atau 447 jiwa terdampak bencana tersebut.
BACA JUGA : Festival Monolog Tuman, Angin Segar Seni Pertunjukan di Jepara
Angin kencang merusak rumah-rumah di empat dusun, yakni Dusun Mlangi, Kendalsari, Plosorejo, dan Tajem Krajan.
Dusun Mlangi tercatat sebagai wilayah dengan dampak terparah. Sebanyak 43 KK melaporkan kerusakan berat pada rumah mereka.
Sementara itu, 52 KK terdampak di Dusun Kendalsari, 39 KK di Plosorejo, dan 8 KK di Tajem Krajan.
Selain merusak rumah, angin puting beliung juga menumbangkan puluhan pohon besar dan merobohkan sejumlah tiang listrik serta jaringan telepon.
Kondisi ini sempat mengganggu akses komunikasi dan penerangan di beberapa titik.
Pemerintah desa bersama aparat setempat langsung turun ke lapangan untuk meninjau lokasi terdampak dan berkoordinasi dengan dinas terkait.
BACA JUGA : NU dan Muhammadiyah Tegas Tolak Peternakan Babi di Jepara, Begini Tanggapan Mas Wiwit
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan membenarkan adanya bencana tersebut setelah menerima laporan dari perangkat desa.
“Kami menerima laporan resmi dari Tajemsari pada Minggu malam. Tim segera kami kirim untuk melakukan asesmen lapangan dan mendistribusikan bantuan awal,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahju Darmawanto.
Wahju juga mengingatkan masyarakat Grobogan untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
TYA WIDYA













