JEPARA (SUARABARU.ID) – Gerakan Jepara Membaca tidak hanya sekedar slogan semata. Apa yang dilakukan oleh Perpustakaan RA. Kartini Welahan selama ini adalah bukti dari implementasi Gerakan Jepara Membaca untuk masyarakat. Kali ini menggandeng KKN UNISNU Jepara yang sedang melakukan pengabdian di Desa Ketilengsingolelo mulai tanggal 21 Juli – 28 Agustus 2025.
Di hari Minggu pagi, 3 Agustus 2025, suasana sudah mulai ramai ketika lapak baca buku digelar di Bendungan Indah Ketileng. Para pemburu wisata kuliner sudah mulai menempati tempat duduk dan memesan baik makanan maupun minuman dari beberapa warung yang berjajar di sepanjang jalan wisata.
Tanpa terkecuali anak – anak beserta orangtuanya mulai menyambangi lapak baca buku perpustakaan R.A Kartini, untuk dibacakan buku maupun mewarnai secara gratis. Ada puluhan anak baik yang masih duduk di bangku sekolah TK , PAUD maupun SD dari berbagai desa di Kecamatan Welahan.

Tim KKN Unisnu Jepara terdiri dari Muhammad Zulfikar Nazzar, Hanum Ainun Nafisah, Putri Aria Kinanti, Febya Nailatul Izza dan Sherly Aryani Nasya dan beberapa teman mahasiswa lainnya bertemu langsung dengan Edi mustofa dan Mujiona sebagai tokoh pegiat Literasi Welahan serta Adi Cahyono Ketua RT 01 RW 04 Desa Ketilengsingolelo.
Dalam obrolan santai namun serius , para mahasiswa menanyakan beberapa hal ,seperti sejak kapan kegiatan lapak baca dilakukan, bagaimana respon masyarakat , setiap dikegaiatan berapa rata – rata pemustaka yang hadir dll.
Edi Mustofa selaku pengelola Perpustakaan R.A Kartini menjawab semua pertanyaan dari calon intektual muda serta menjelaskan semua kisah perjalanan Perpustakaan R.A Kartini selama ini.
Selain berkolaboarasi dengan Perpustakaan R.A Kartini, KKN Unisnu Jepara memilki 7 program unggulan selama pengabdian masyarakat di Desa Ketilengsingolelo .
Diantaranya , Seminar literasi digital marketing, Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini, Sosialisasi Pencegahan Perundungan di sekolah dasar, Sosialisasi Bahaya Pinjol, Sosialisaai Pendaftaran Mahasiswa Baru Unisnu, Pembuatan sabun cuci piring dan Bimbel serta mengaji setiap hari senin sampai rabu.
Mujiono sebagai tokoh Pegiat Literasi dan TKSK Kec. Welahan berharap ” Kegiatan lapak baca buku ini tetap eksis setiap minggu pagi agar akses membaca buku terpenuhi dan Wisata kuliner Bendungan Indah Ketileng bisa menjadi seperti pasar sore Karang Randu Pecangaan ” .
Tidak terasa waktu telah menunjukkan setengah satu siang, sehingga kegiatan bersama ini harus berkhir dengan sebelumnya ada sesi foto bersama.
Edi Mustofa berharap, dengan adanya kegiatan KKN mahasiswa Unisnu di Desa Ketilengsingolelo dapat memantik generasi muda untuk kembali mengaktifkan karang taruna desa dan organisasi IPNU dan IPPNU yang selama ini telah lama vakum.
Hadepe – Edi Mustofa













