WONOSOBO (SUARABARU.ID) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Wonosobo KH Mukhottob Hamzah menekankan pentingnya peran MUI dalam menjaga keharmonisan masyarakat dan mendorong kehidupan beragama yang damai dan inklusif.
“MUI juga memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dan pelayan umat dalam beberapa aspek. Seperti memberikan saran dan rekomendasi terkait kebijakan publik yang berkaitan dengan agama dan masyarakat,” kata dia.
Sosok yang juga menjadi Mustasyar Pengurus Cabang Nahdalatul Ulama (PCNU) Kabupaten Wonosobo itu, mengatakan hal tersebut dalam acara peringatan Hari LahirĀ (Harlah) ke-50 MUI di Aula Kantor Bappeda setempat, Sabtu (24/7/2025).
Menurut Abah Khotob-demikian dia kerap disapa-MUI juga siap membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di daerah ini.
“Sebagai pelayan umat, MUI berperan dalam memberikan pelayanan dan bimbingan kepada masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk keagamaan, pendidikan, sosial dan ekonomi,” tandasnya.
Dikatakan, pengurus MUI Kabupaten Wonosobo juga telah banyak membantu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program dan kegiatan di bidang kesehatan.
Kampung Halal
“MUI memiliki wewenang untuk mengeluarkan fatwa dan rekomendasi yang dapat membantu pemerintah dan masyarakat dalam membuat keputusan yang tepat,” sebut tokoh yang juga pernah menjabat sebagai Rektor Unsiq Jateng di Wonosobo itu.













