blank
Personel Fireman dari Markas Induk Damkar Wonogiri, berupaya masuk ke dalam kamar tidur untuk menyemprotkan air dari brandweer, sebagai upaya mempercepat pemadaman.(Dok.Damkar Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Lupa mematikan kipas angin saat ditinggal ke sekolah, telah memicu kebakaran kamar tidur yang diduga dari api korsleting listrik. Musibah kebakaran ini, berlangsung Kamis pagi (24/7/25) di rumah Mursidi Basuki di Jalan Bima 12 Nomor: 3  Kelurahan Wonokarto, Kecamatan Wonogiri Kota, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Kasus kebakaran ini, menjadi kejadian keduakalinya dalam tempo 5 hari terakhir di Kabupaten Wonogiri. Sebagaimana pernah diberitakan, kebakaran sebelumnya terjadi Minggu malam (20/7/25) di Dusun Bolak RT 2/RW 5 Desa Sembukan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri.

Pemicunya, gara-gara api bludukan yang berkobar tak terkendali, yang kemudian membakar kandang sapi dan rumah dapur milik Sono, warga Dusun Bolak RT 2/RW 5 Desa Sembukan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri. Bludukan adalah perapian yang dibuat di dekat kandang ternak. Fungsinya untuk penghangat ternak di waktu malam, serta asapnya berfungsi untuk mengusir nyamuk.

Kepala Satpol-PP Kabupaten Wonogiri Joko Susilo dan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Joko Prayitno melalui Koordinator Lapangan (Korlap) Sriyanto Kembo, Kamis (24/7/25), menyatakan, Markas Induk Damkar Pemkab Wonogiri menerima kontak permohonan bantuan pemadaman pada Pukul 09.30. ”Langsung direspon secara cepat, dengan mengirimkan Tim Fireman ke lokasi, dipimpin Komandan Regu (Danru)-4, Suswanto.

Tiba di lokasi, langsung melakukan penyemprotan air dari mobil unit brandweer untuk memadamkan nyala api. Ini dilakukan dengan terlebih dahulu membuka pintu kamar tidur yang di dalamnya penuh asap pekat dan menyulitkan pernapasan. Proses pemadaman, dilakukan dengan mendapatkan bantuan dari warga sekitar, ini berlangsung sampai Pukul 10.25.

Panik

Dugaan pemicu kebakaran, karena telah terjadi korsleting jaringan arus pendek yang terpasang di dalam kamar tidur. Yakni dari kabel yang memiliki koneksi dengan kipas angin sebagai alat bantu penyejuk ruangan.

Kipas angin itu, lupa dimatikan ketika anak pemilik rumah berangkat ke sekolah. Api dari korsleting kabel kipas angin tersebut, kemudian membara dan memunculkan nyala serta membakar kasur dan meluas membakar seluruh isi kamar.

Tidak ada korban jiwa, karena kamar tidur dalam keadaan kosong. Belum diketahui barang berharga apa saja yang ikut terbakar. Kebakaran kamar tidur ini, sempat membuat panik para tetangga yang takut bila api tidak segera dapat dipadamkan, dapat meluas membakar kampung Wonokarto yang padat hunian.

Berkaitan musibah kebakaran ini, masyarakat diimbau untuk tidak sembrono dalam hubungannya dengan hal-hal yang dapat berpotensi memicu terjadinya kebakaran. Termasuk waspada terhadap jaringan arus pendek listrik yang terpasang di dalam rumah.(Bambang Pur)