blank
Pj Sekda Kota Semarang, Budi Prakosa, memberikan pengarahan kepada 177 lurah se-Kota Semarang jelang peluncuran Koperasi Merah Putih, Senin dini hari 21 Juli 2025. foto : humas

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kota Semarang memberangkatkan 177 lurah dari seluruh wilayah Kota Semarang ke kelurahan Bentangan, Klaten, Senin dini hari 21 Juli 2025, guna mengikuti peluncuran program nasional 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden Republik Indonesia.

Acara pelepasan dilanjutkan dengan mendengarkan arahan dan pidato Presiden RI, Prabowo Subianto secara daring di Sitroom Balai Kota Semarang, bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78.

Selain dihadiri oleh ratusan lurah, kegiatan tersebut juga diikuti oleh Wali kota Semarang, Ketua DPRD Kota Semarang, Pj Sekda Kota Semarang, serta sejumlah pejabat eselon serta kepala OPD Kota Semarang.

baca Juga;  814 Pelanggar Terjaring Operasi Patuh di Grobogan, Didominasi Pengendara Tanpa Helm

Wali Kota Semarang dalam sambutannya yang dibacakan Pj Sekda Budi Prakosa menyampaikan apresiasi kepada seluruh camat yang telah memastikan para lurah berangkat dalam kondisi yang tertib, nyaman, rapi, dan lengkap.

Dirinya menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh jajaran kelurahan dalam memahami secara mendalam maksud dan tindak lanjut dari pembentukan Koperasi Merah Putih ini.

blank

“Tugas kita nanti adalah mencari cara menghidupkan koperasi Merah Putih di tingkat lokal terlebih dahulu, adapun nanti mendapat endorsement, support dari pusat kita anggap itu bonus,” katanya.

Baca Juga Tim Bola Voli Volga Wonogiri Kalahkan Tebu Alam dari Magetan Jatim

Lebih jauh dirinya juga mengajak seluruh peserta mendengarkan langsung arahan Presiden secara seksama dan menangkap semangat yang dibawa oleh gerakan koperasi ini sehingga bisa menentukan tindak lanjut yang harus dilakukan agar KDKMP dapat berjalan lancar, sukses dan maksimal.

Lebih lanjut, langkah awal yang perlu dilakukan adalah memetakan data, potensi dan peluang kerja sama yang bisa dikembangkan melalui koperasi di tingkat kelurahan. Ia juga menegaskan pentingnya edukasi dan pelatihan bagi para pengurus dan anggota koperasi, mengingat adanya perubahan dalam regulasi koperasi terbaru.

Baca Juga Jelang Puncak Prosesi Hari Jadi, Wabup bersama Forkopimda Wonosobo Ziarah ke Makam KRT Setjonegoro

“Kita bisa koordinasikan pelatihan dengan lembaga terkait, bahkan menyusun materi video yang bisa diakses dan dipelajari secara berulang. Tujuannya agar setiap pelaku koperasi memahami undang-undang baru dan memiliki semangat yang sama dalam membangun koperasi,” katanya.

Dirinya berharap, peluncuran KDKMP ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat perekonomian lokal berbasis gotong royong, kemandirian, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Hery Priyono