JEPARA (SUARABARU.ID) – Seusai melaksanakan kegiatan eduwisata ke Kelenteng Hian Thian Siang Tee pada Sabtu pagi, rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Welahan berlanjut dengan Perkemahan Sabtu-Minggu (PERSAMI) yang digelar selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 19–20 Juli 2025.
Mengusung motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan” dan tema “Harmoni Kebersamaan, Berbeda Namun Bersatu,” kegiatan ini bertujuan membekali peserta didik baru dengan pengetahuan, keterampilan, dan kecakapan dalam bidang kepramukaan, kepemimpinan, serta memperkuat jiwa kemandirian dan kebersamaan.
Sebanyak 255 peserta pramuka Penggalang baru, 15 anggota Dewan Penggalang, dan 14 kakak Pembina turut ambil bagian dalam kegiatan ini. PERSAMI dibuka secara resmi oleh Kamabigus SMP Negeri 1 Welahan, Kak Rofii, S.Pd., M.Pd., melalui pemukulan gong di halaman tengah sekolah. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, dan kecintaan terhadap lingkungan hidup.

“Pendidikan kepramukaan bertujuan mengoptimalkan potensi generasi muda agar menjadi pribadi yang unggul, tangguh, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” tegasnya.
Suasana kegiatan begitu hidup dan penuh semangat, terlebih saat malam api unggun yang menjadi momen paling ditunggu. Api yang menyala tinggi menjadi simbol semangat membara dari anggota Pramuka Gugus Depan Jepara 12.081/12.082 dalam menapaki awal perjalanan mereka sebagai generasi muda yang siap mengabdi.

Kegiatan hari kedua, Minggu (20/07), diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat, dilanjutkan penjelajahan yang menantang kekompakan, ketangkasan, dan pengetahuan pramuka para peserta. Seluruh kegiatan dirancang untuk menanamkan nilai-nilai Dasa Dharma secara aplikatif dan menyenangkan.
Muhammad A’izza Azwan dari kelas 9G, selaku Pratama, mengungkapkan kesannya, “Melalui berbagai kegiatan seperti jelajah pagi, api unggun, lomba-lomba kepramukaan, dan diskusi nilai-nilai Dasa Dharma, kami semakin menyadari pentingnya kerja sama dan saling menghargai di tengah perbedaan. Meskipun ada rasa lelah, namun kebahagiaan dan kebersamaan yang tercipta menjadikan semuanya terasa sangat bermakna.”

Sementara itu, Gigih Maulana (9A), selaku ketua pelaksana, menyampaikan harapannya semoga nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan kebersamaan dapat terus ditanamkan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai penutup, diumumkan regu tergiat selama kegiatan berlangsung. Untuk regu putri, Regu Melati 4 dinobatkan sebagai regu tergiat, sementara di kelompok putra, Regu Banteng 10 berhasil meraih predikat serupa.
Dengan penuh semangat dan rasa kebersamaan yang tinggi, kegiatan PERSAMI ini tidak hanya menjadi bagian dari MPLS, tetapi juga menjadi langkah awal membentuk karakter generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berjiwa patriotik.
Hadepe – Endang Usriyah













