blank
Siswa kelas 1 bersama wali kelas Suhartin, S. Pd. SD. Foto : SB / Hana

JEPARA (SUARABARU.ID) – Ada cara menarik dan unik yang dilakukan oleh SDN 3 Tubanan untuk  untuk menutup pelaksanaan MPLS dengan melaksanakan wisata edukasi ke ke Peternakan Kambing Mantra, Sabtu pagi, 19 Juli 2025. Kunjungan ini diterima  langsung oleh ketua kelompok Asito.

Kepala SDN 3 Tubanan  Rissetyaning, S.Pd.SD  dalam kunjungan tersebut meminta agar anak-anak mendappatkan penjelasan mulai  jenis kambing yang diternakkan, kapan kambing bisa diperah, masa produksi susu, makanan, pemerahan susu dalam sehari dan penjualan susu kambing tersebut.

blank
Siswa dan guru SDN 3 Tubanan bersama Asito ketua kelompok ternak. Foto : SB / Hana

Asito menjelaskan, jenis kambing yang diternakkan adalah jenis kambing perah dan yang bisa diperah adalah kambing yang sudah beranak. “Anak-anak kambing yang sudah berusia 3 bulan dipisah dan  sudah tidak minum susu induknya. Proses pemerahan susu dapat dilakukan setiap hari, bisa 1 atau 2 kali dalam sehari. Susu yang diperoleh bisa 1 sampai 2 liter dalam sehari tergantung dari reproduksi kambingnya, terang Asito,” terang Asito

Ia juga menerangkan , makanan kambing-kambing tersebut adalah rumput, daun turi, daun indigofera. Selain makanan tersebut juga dari ketela pohon yang sudah di fermentasi. Karena saat ini musim ketela pohon, jadi bisa dimanfaatkan sebagai tambahan sumber makanan ternak.

blank
Siswa, guru, dan wali murid SDN 3 Tubanan. Foto : SB / Hana

Asito juga  menjelaskan, bahwa penjualan susu saat ini masih terbatas. Hanya untuk masyarakat sekitar saja. “Produksi susu tidak mencukupi untuk dijual keluar, karena untuk memenuhi permintaan masyarakat sekitar saja kita sudah kewalahan, ujarnya.

Suhartin, S.pd.Sd menanyakan “ Apakah susu yang dijual itu masih murni atau sudah diolah?. Susu yang dijual ke masyarakat adalah susu yang masih murni, jelas Asito. Susu kambing ini juga bisa dikonsumsi oleh penderita paru-paru dan lambung, untuk membantu proses penyembuhan.

blank
Siswa kelas 1 SDN 3 Tubanan bersama Wiwik Wihayati. Foto: SB / Hana

Mengakhiri wisata edukasi  Rissetyaning, S.Pd.SD mengucapkan terima kasih karena sudah meluangkan waktu dan diizinkan berkunjung ke peternakan kambing bersama dewan guru dan anak-anak kelas 1. Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh guru dan anak-anak  karena sudah mendapat penjelasan tentang perawatan dan pemeliharaan kambing perah.

Sementara  Asito juga mengucapkan terima kasih atas kunjungan dewan guru dan siswa SDN 3 Tubanan yang sudah berkenan hadir dan berkunjung ke peternakan Kambing Mantra.

Dengan pemanfaatan aset di luar sekolah, siswa SDN 3 Tubanan bisa belajar di kelompok ternak milik warga desa Tubanan. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan eduwisata lokal di Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara, khususnya desa Tubanan.

Hadepe –  Ary Setyaningsih, guru SDN 3 Tubanan