blank
Anggota DPR RI, Vita Ervina (tengah) memberikan pengantar dalam diskusi panel tentang Pancasila di Hotel Atria Magelang, hari ini (Sabtu 19 Juli 25). Foto: eko

MAGELANG (SUARABARU.ID) –Kalangan muda diharap bisa mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-harinya. Mengingat saat ini pengaruh media sosial dan gadget sangat besar.

Anggota Komisi XIII DPR RI Dapil VI Jateng, Vita Ervina, mengatakan hal di sela acara Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila kepada Masyarakat, di Hotel Atria Magelang, hari ini (Sabtu, 19 Juli 2025). Acara itu diikuti 300 pelajar SMA dan SMK se-Kota dan Kabupaten Magelang.

“Itu menjadi tantangan karena anak muda sekarang sangat dekat dengan media sosial dan gadget. Maka, butuh masukan agar dalam melakukan kegiatan berlandaskan ajaran Pancasila,” tuturnya.

Direktur Evaluasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Elfrida Herawati Siregar, menambahkan, dalam sosialisasi Pancasila pihaknya menggunakan beberapa metode, guna melakukan pendekatan ke kalangan muda. Untuk itu butuh teman guna bersama-sama melakukannya. Tidak hanya pihak eksekutif dan legislatif, tetapi mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama.

Dia berharap, pelajar bisa secara sukarela membantu bergotong royong dalam menyosialisasikan nilai-nilai luhur Pancasila khususnya di lingkungan rumah dan sekolah. “Mereka menjadi relawan yang mau memajukan penerapan Pancasila. Tidak menunggu perintah dari siapa pun, tetapi secara personal bisa menjadi pelaku dan teladan pengamalan nilai Pancasila,” harapnya.

Kesadaran

Guru Besar UIN Sunan Kalijaga, Badrun Alaina, yang juga hadir dalam acara itu mengatakan, dahulu dalam mempelajari Pancasila itu sifatnya top-down. Sekarang ini membutuhkan kesadaran setiap warga negara. Dia selaku pendidik pun melakukan tiga fase, yakni memahami, menginternalisasi dan mengamalkan ajaran Pancasila.

Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Sakir, berterima kasih atas penyelenggaraan kegiatan itu. Apalagi sasarannya pelajar SLTA di Kabupaten dan Kota Magelang. Disebutkan, di Kabupaten Magelang juga sudah ada peraturan daerah yang mengamanatkan bahwa pemerintah daerah melakukan sosialisasi, pembinaan, diskusi, dialog tentang nilai-nilai Pancasila bersama masyarakat.

Untuk keperluan itu sudah ada tindak lanjut berupa pembentukan Kampung Pancasila. Di 21 Kecamatan sudah terbentuk 80 Kampung Pancasila. Masih akan dilanjutkan dengan membentuk Kampung Pancasila yang lain.

Dalam acara yang diikuti perwakilan pelajar SMA, SMK, dan guru se-Magelang Raya itu juga diisi dengan diskusi panel pembinaan ideologi Pancasila

Eko Priyono