SEMARANG (SUARABARU.ID)– Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Psikologi Universitas Semarang (USM), menggelar pelatihan peningkatan kecerdasan interpersonal bagi remaja Karang Taruna Astagina, di Balai RW 11, Kelurahan Rejosari, Semarang Timur, Minggu (13/7/2025).
Tim PKM USM terdiri dari Ketua Kimmy Katkar SPsi MSi, anggota Maria Yuliana Wangge SPsi MPsi Psikolog, Irwan Desyantoro SPsi MPsi, dan Purwaningtyastuti SPsi MSi Psikolog. Tim ini dibantu dua mahasiswa, Salsabila dan Navisa.
Dalam keterangannya Kimmy Katkar mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal remaja Karang Taruna Astagina, sebagai upaya mengembangkan kemampuan pemecahan masalah sosial.
BACA JUGA: HMJ Ilkom USM Gelar Karier Komunikasi Himalika
Dalam kegiatan yang diikuti 23 peserta itu, Maria Yuliana Wangge memberikan materi tentang fungsi dan peran kecerdasan interpersonal, dalam dinamika remaja.
”Kecerdasan interpersonal merupakan kemampuan untuk memahami dan berinteraksi secara efektif, dengan orang lain. Kecerdasan interpersonal berfungsi untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, membentuk relasi sosial yang sehat, dan untuk mengatasi konflik sosial,” kata Maria.
Narasumber kedua, Irwan Desyantoro menjelaskan mengenai identifikasi masalah sosial dalam berbagai aspek kehidupan kemasyarakatan. Menurut dia, masalah sosial adalah kondisi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai keadilan, kesejahteraan, dan keharmonisan dalam bermasyarakat.
BACA JUGA: FH USM-Peradi Gelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat Angkatan XXVI
Adapun narasumber ketiga, Purwaningtyastuti, menjelaskan mengenai empati dan resolusi konflik dalam interaksi sosial.
”Interaksi sosial yang sehat, penting untuk membangun hubungan yang harmonis, menumbuhkan rasa saling pengertian dan empati, serta berguna sebagai resolusi konflik,” ungkapnya.
Di sesi terakhir, para peserta diberikan penjelasan mengenai strategi kolaborasi untuk pemecahan masalah-masalah sosial, sekaligus praktik secara berkelompok yang difasilitatori Ketua Tim PKM, Kimmy Katkar.
BACA JUGA: George Calvin, Anggota UKM Panahan USM Jadi Finalis Duta Genre Kota Semarang 2025
Dalam sesi ini, peserta diajak untuk berdiskusi bersama, terkait dengan masalah sosial yang dialami, serta strategi kolaborasi sebagai bentuk pemecahan masalah.
Kegiatan ini juga didukung Ketua RW 11 Kelurahan Rejosari, Hadi, yang turut serta mendampingi para remaja selama kegiatan berlangsung.
Menurut Kimmy, materi yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan dan diimplementasikan secara langsung, dalam kegiatan organisasi karang taruna. Sehingga dapat membantu remaja memecahkan masalah sosial yang mungkin muncul, melalui kecerdasan interpersonal.
Riyan













