blank
Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM saat mengadakan pelatihan Edukasi Digital Pemanfaatan QRIS pada UMKM Bangunharjo. Foto: dok/usm

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Setelah sukses menyelenggarakan pelatihan pertama bertema ‘USM Beri Edukasi Digital Pemanfaatan QRIS ke UMKM Bangunharjo’, mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Semarang (USM), kembali melanjutkan komitmennya.

Mereka mendampingi pelaku UMKM melalui pelatihan Branding & Digital Marketing, serta Focus Group Discussion (FGD) UMKM Digital, di Kelurahan Bangunharjo, Kecamatan Semarang Tengah, Semarang, baru-baru ini.

Ketua Program MBKM USM, Ribka Siringo Ringo mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sebuah inisiatif Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, yang mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pengabdian kepada masyarakat.

BACA JUGA: Rifda Naja, Pebulutangkis USM Persembahkan Emas di Kejuaraan Piala Rektor Undip

”Pelatihan ini ditujukan untuk membantu UMKM lokal, agar lebih siap bersaing di era digital. Selain itu, pelaku UMKM harus fokus pada peningkatan pemahaman akan pentingnya branding, identitas bisnis, serta pemanfaatan platform digital untuk pemasaran,” katanya.

Materi utama pelatihan itu disampaikan Ardhya Fellyta, seorang Digital Marketing Specialist, dengan topik ‘Dasar-dasar Branding dan Identitas dalam Bisnis Digital’.

Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga terlibat aktif dalam FGD, yang membahas strategi pemasaran berbasis Segmentasi, Targeting, dan Positioning (STP).

BACA JUGA: 1.256 Mahasiswa USM Laksanakan KKN dan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat

Menurutnya, para peserta diberi materi menyusun strategi pemilihan tiga platform digital utama yang paling sesuai, untuk memasarkan produk mereka. Seperti Instagram, Shopee, dan WhatsApp Business.

”Melalui pelatihan ini, kami ingin UMKM tidak hanya hadir di dunia digital, tapi juga mampu bersaing dengan strategi yang tepat. Kegiatan ini menjadi wadah kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat, untuk menjawab tantangan ekonomi digital,” jelas Ribka.

Dia berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata bagi UMKM Kelurahan Bangunharjo, agar terus berkembang secara kreatif, profesional, dan berbasis digital.

Riyan