KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Keluarga besar Hj Romlah Sudaryo yang juga Ibunda Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman di Desa Jatimulyo, Kecamatan Alian, Kebumen, Selasa (1/7) malam menggelar syukuran pengajian akbar.
Pengajian akbar kali ini istimewa karena mengundang kiai kondang asal Bojonegoro, KH Anwar Zahid serta pimpinan jamaah solawat Az Zahir, Habib Ali Zainal Abidin Assegaf, dari Pekalongan.
Selain syukuran keluarga, sekaligus pengajian akbar dan solawatan kali ini juga Haul yang pertama ayahnda Wakapolda Jateng almarhum H Sudaryo. Sekaligus turut memeriahkan HUT Bhayangkara ke-79 2025.
Kades Jatimulyo Alian Kebumen Nurchamid yang juga kakak kandung Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman saat dihubungi Selasa (1/7) siang mengungkapkan, persiapan pengajian akbar dan syukuran keluarga besar Hj Romlah Sudaryo itu telah mencapai 90 persen.

Selain pengajian akbar, juga akan dilaksanakan peresmian Masjid Baitul Hasan. Sebagaimana diketahui, Brigjen Latif Usman yang lahir di Desa Jatimulyo, Alian, tamatan SMA Muhammadiyah Kebumen. Sebelum masuk Akpol, Latif Usman dikenal sebagai pejudo binaan Pak Tarno dari Judowaza Gombong.
Lokasi pengajian akbar di lapangan BUMDES Desa Jatimulyo yang kebetulan di tepi ruas jalan Kawedusan-Krakal sehingga sangat strategis dan dekat dengan akses ke pusat kota Kebumen.
Sekitar lokasi pengajian pada Selasa malam bakal ditutup. Diperkirakan sekitar 15.000 warga akan memadati lokasi pengajian akbar KH Anwar Zahid dan solawatan Habib Ali Zainal Abidin tersebut.
Hingga Selasa siang di sekitar lokasi pengajian sudah ramai. Para pedagang makanan dan mainan anak serta PKl telah banyak yang datang dan memasang dasaran. Sementara itu panggung besar untuk pengajian akbar serta sound system berikut lokasi pengiring telah disiapkan sejak beberapa hari terakhir.
Petugas Polsek Alian dan Linmas Desa Jatimulyo juga sibuk mengamankan lokasi sejak siang. Suryanto, Linmas Desa Jatmuyo Alian mengatakan, beberapa hari lalu Kades Nurchamid telah memimpin rapat di balai desa setempat untuk persiapan pengajian akbar.
Komper Wardopo













