JEPARA (SUARABARU.ID) – Dalam rangka memantau perkembangan pelaksanaan program deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara di Kabupaten Jepara, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jepara, Ny. Laila Saidah Witiarso Utomo, selaku Ketua Tim Pembina Program Deteksi Dini Cegah Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara Kab. Jepara melakukan evaluasi capaian program beberapa hari yang lalu.
Dalam pengarahannya pada pertemuan yang dilaksankan Hari Kamis, 26 Juni 2025 di aula Sultan Hadlirin lantai 3 Gedung OPD Bersama tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Jepara Ny. Laila Saidah Witiarso Utomo menyampaikan bahwa program deteksi dini kanker leher rahim & kanker perempuan merupakan hal yang sangat penting sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan kaum perempuan karena jika didiagnosis lebih awal, peluang kesembuhannya pun akan lebih tinggi.
Di sinilah peran penting Tim Pembina Program Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara Kabupaten Jepara dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat masyarakat untuk melakukan deteksi dini.

“Sinergi yang dibangun bersama TP PKK, organisasi wanita, organisasi profesi, serta lembaga keagamaan dan UMKM, merupakan bukti bahwa upaya pencegahan penyakit dapat dilaksanakan dari hulu ke hilir, dari mulai edukasi, kampanye kesadaran, hingga aksi nyata berupa pemeriksaan IVA dan SADANIS di berbagai wilayah,” ujar Laila Witiarso Utomo
Menurut Laila, pencegahan bukan hanya penting, namun juga strategis dan sangat mendesak untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dan massif, untuk mewujudkan visi “Jepara MULUS” (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius). Jepara harus MULUS kesehatannya. Dalam konteks ini, program deteksi dini kanker merupakan bentuk implementasi dari misi membangun kesehatan yang unggul dan merata, serta mendukung program unggulan “JEPARA SEHAT” yang berfokus pada peningkatan akses layanan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan preventif, khususnya bagi perempuan.

Ny. Laila Saidah Witiarso Utomo berpesan bahwa setiap anggota Tim Pembina Program Deteksi Dini Kanker leher Rahim & Kanker Payudara harus berperan sebagai agen perubahan di komunitasnya masing-masing. “Edukasi harus terus dilanjutkan dan disebarluaskan, hingga mampu menyentuh ruang-ruang keluarga, rumah tangga, dan masyarakat luas. Karena sejatinya, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati,” ujarnya
Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Dr. Mudrikatun, S.SiT, SKM, M.MKes, MH menyampaikan pentingnya deteksi dini kanker payudara & leher rahim yang dilakukan untuk perempuan adalah agar ketika ditemukan kasus abnormal saat dilakukan pemeriksaan maka pasien dapat ditangani dengan segera.
Selanjutnya, pasien dapat menerima tindakan untuk membantunya mendapatkan kesembuhannya kembali 100%. Mudrikatun menambahkan bahwa sarana prasarana & tenaga terlatih deteksi dini cegah kanker leher rahim & payudara dengan metode HPV DNA Co-Testing-SADANIS sudah disediakan oleh pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara yang dilaksanakan diseluruh Puskesmasnya.
Selanjutnya sangat diharapkan peran nyata Tim Pembina Program Deteksi Dini Kanker Leher Rahim & Kanker Payudara untuk mencegah meningkatnya kasus 2 jenis kanker yang terbanyak pada perempuan, yakni kanker payudara & kanker leher rahim (serviks).
Hadepe-Sarimah













