blank
Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam menandai Milad Ke-10 LAZ Sukoharjo Peduli, yakni dengan menyantuni para anak yatim, memberikan bantuan bagi penyandang disabilitas dan memberikan pelayanan pemeriksaan gratis.(Dok.Begug SW)

SUKOHARJO (SUARABARU.ID) – Tasyakuran Milad Ke-10 Lembaga Amil Zakat (LAZ) Sukoharjo Peduli, dikemas dengan menggelar event Muharram Care Fest 1448 H. Kegiatan ini, mengambil tema “Tumbuh untuk Negeri” dan dilaksanakan di Auditorium Univet Bantara Sukoharjo.

Untuk melaksanakan evenet tersebut, LAZ Sukohajro Peduli menggandeng Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kesehatan (FKMIK) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo.

Tokoh masyarakat Sukoharjo, Begug SW, mengabarkana, kegiatan tersebut diikuti anak yatim dan dhuafa, yayasan sosial, lembaga zakat, mitra, serta unsur pemerintah. Dalam acara tersebut, LAZ Sukoharjo Peduli menyalurkan santunan dan membagikan bingkisan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas. Bersamaan itu, juga memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis, bekerja sama dengan FKMIK Univet Bantara dan Rumah Sakit (RS) Nirmala Suri.

Mewakili Bupati Sukoharjo, Kabag Kesra Kabupaten Sukoharjo, Rujito, mengapresiasi kiprah LAZ Sukoharjo Peduli, yang selama satu dekade mengelola zakat, infak dan sedekah. Menurutnya, pengelolaan zakat diharapkan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga mampu meningkatkan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Pembina Yayasan Sukoharjo Peduli, Ustadz Haryoko, mengatakan, harapannya semoga ke depan LAZ Sukoharjo peduli semakin luas jangkauannya dalam memberikan manfaat bagi umat.

Dekan FKMIK Univet Bantara, Prita Devy Igyani, menyampaikan, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. “Selamat Milad Ke-10 LAZ Sukoharjo Peduli. Semoga sinergi yang telah terjalin, memberikan manfaat yang lebih luas dan berdampak bagi umat,” ujarnya.

Dengan mengusung tema “Tumbuh untuk Negeri,” Milad Ke-10 LAZ Sukoharjo Peduli, menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga filantropi, perguruan tinggi, pemerintah dan masyarakat. Utamanya dalam menghadirkan program sosial, kesehatan, serta pemberdayaan yang semakin luas bagi masyarakat Sukoharjo.(Bambang Pur)