blank
Penandatanganan kerjasama antara Obyek Wisata Taman Kyai Langgeng (TKL) dengan 19 Pemkab/Pemkot di Jateng, pemegang KIA dapat diskon masuk ke obyek wisata tersebut. (Bag Prokompim, Pemkot Magelang)

 

MAGELANG (SUARABARU.ID) – Sebanyak 19 kabupaten/kota di Jawa Tengah sepakat menjalin kerja sama dengan Obyek Wisata Taman Kyai Langgeng (TKL) Kota Magelang.

 

Melalui kerja sama ini pemegang Kartu Identitas Anak (KIA) dari daerah tersebut mendapat potongan harga 20% tiket masuk dan wahana di TKL, kecuali rafting dan offroad.

 

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang, RR Sri Mulatsih menjelaskan, inisiatif ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat dan mendorong partisipasi orang tua terhadap pemanfaatan KIA.

 

KIA tidak hanya berfungsi sebagai identitas, tetapi juga akses ke berbagai layanan publik dan rekreasi edukatif.

 

“Melalui kerja sama ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif dari para orang tua,” katanya Selasa (24/6) sore di Pendapa Pengabdian.

 

Adapun 19 kabupaten/kota Β itu adalah Kabupaten Banjarnegara, Batang, Boyolali, Karanganyar, Klaten, Kendal, Kudus, Magelang, Pekalongan, Pemalang, Purworejo, Semarang dan Sragen.

 

Kemudian, Kabupaten Sukoharjo, Tegal, Temanggung, Wonosobo, Kota Pekalongan dan Kota Tegal.

 

Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menegaskan kolaborasi ini adalah bagian dari program unggulan “KTP-Ku” yang diperluas untuk anak-anak melalui KIA.

 

Ia menekankan, pemberian diskon ini bukan sekadar promosi, melainkan wujud keberpihakan pemerintah dalam pemenuhan hak anak.

 

“Melalui kolaborasi ini, anak-anak Kota Magelang yang sudah memiliki KIA tidak hanya mendapat akses ke rekreasi yang sehat, tetapi juga merasa dimiliki dan dihargai oleh kotanya sendiri,” ungkap Damar.

 

Lebih lanjut Damar mengatakan, kerja sama lintas daerah ini juga dapat membuka peluang baru bahwa pembangunan sektor pariwisata dapat dibangun melalui penguatan ekosistem sosial.

 

Direktur TKL Kota Magelang, Sri Widodo, menyambut baik kerja sama ini sebagai peluang untuk mengembangkan pariwisata dan memperkuat nilai sosial BUMD.

 

Ia berharap, kemitraan ini memberikan keuntungan ganda, meningkatkan kunjungan ke TKL sekaligus memberikan akses rekreasi terjangkau bagi anak-anak di Jawa Tengah.

 

“Satu KIA berlaku untuk maksimal empat orang dalam satu keluarga, dengan masa berlaku PKS selama satu tahun dan dapat diperbarui,” sebutnya.

 

TKL, yang memiliki puluhan wahana, mematok harga tiket masuk Rp 25.000 (hari biasa) dan Rp 30.000 (akhir pekan), dengan diskon 50% khusus warga Kota Magelang. (prokompimkotamgl)