JEPARA (SUARABARU.ID) — SMKN 2 Jepara mendapat kehormatan menerima kunjungan dari Dr. Farida Fatmalatif, S.Pd, M.Pd. seorang akademisi sekaligus pemerhati pendidikan vokasi. Ia secara khusus datang untuk melihat langsung hasil karya siswa di Gallery Craft and Craft SMKN 2 Jepara, Rabu (25/6-2025)
Kunjungan Kepala SMKN 2 Tengaran Semarang ke pusat pameran dan produksi kriya SMKN 2 Jepara ini di terima oleh pengelola Gallery Craft and Craft SMKN 2 Jepara, Indria Mustika, M.Pd.
Kunjungan ini juga menjadi momen istimewa bagi para guru dan siswa karena Dr. Farida dikenal luas atas perhatiannya terhadap pengembangan pendidikan kejuruan berbasis kearifan lokal.

Dr Farida menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kualitas dan keberagaman produk yang dipamerkan di gallery. “Saya sangat kagum dan bangga melihat bagaimana SMKN 2 Jepara menanamkan nilai estetika, ketekunan, dan inovasi dalam setiap karya siswanya. Ini bukti bahwa pendidikan vokasi benar-benar mampu mencetak generasi terampil dan berdaya saing,” ujar Dr. Farida di sela kunjungannya.
Sebagai bentuk dukungan, Dr. Farida menyarankan agar galeri tersebut dikembangkan lebih lanjut dengan kolaborasi industri kreatif lokal dan memperluas jangkauan pemasaran digital. Ia juga mendorong agar sekolah menjalin kemitraan lebih luas untuk membekali siswa dengan pengalaman industri yang nyata.
Indria Mustika M.Pd dalam penjelasannya mengungkapkan, Gallery Craft and Craft memamerkan beragam produk unggulan siswa, mulai dari kriya tekstil, busana etnik modern, hingga kerajinan kayu khas Jepara yang telah dikembangkan dengan pendekatan desain kontemporer.
“Tak hanya sebagai ruang pamer, galeri ini juga berfungsi sebagai toko yang menjual hasil karya siswa serta memberi pengalaman nyata kepada siswa dalam berwirausaha dan memasarkan produk,” terangnya
Sementara Kepala SMKN 2 Jepara, Dr. Sugiyanto, S.Pd., S.ST. M.Pd mengungkapkan bahwa galeri ini menjadi bagian dari strategi pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang diterapkan di sekolah.
“Kunjungan ini menjadi motivasi besar bagi kami. Kehadiran Dr. Farida membuktikan bahwa kerja keras guru dan siswa diakui oleh kalangan profesional dan akademisi,” tuturnya.
Hadepe













