blank
UNDIP menjalin kerjasama dengan Melody Publishing, Taiwan. foto : dok.undip

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Universitas Diponegoro (UNDIP) melakukan langkah inisiasi kolaborasi di bidang edukasi bersama Melody Publishing, Taiwan, belum lama ini.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Diponegoro, Indonesia yang diwakili oleh Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama dan Komunikasi Publik, Wijayanto, dan Melody Publishing, Taiwan diwakili oleh Founder Melody Publishing, Tsung Ming Lee.

Agenda ini menjadi langkah nyata misi UNDIP untuk menyelenggarakan pendidikan dan penelitian dengan teknologi tepat guna. Kerja sama ini terbuka antara Melody Publishing dan UNDIP di tingkat universitas maupun fakultas, meliputi bidang pendidikan, akademik, sains dan teknologi, riset, dan pengabdian masyarakat.

Implementasi dari kolaborasi dapat dituangkan melalui transfer knowledge, exchange program untuk tenaga pengajar, research and development, program magang (internship), dan co-teaching.

Mewakili Rektor UNDIP, Wijayanto, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang atas kolaborasi yang akan dilaksanakan bersama Melody Publishing.

“UNDIP terbuka untuk kerja sama, ini adalah langkah yang baik untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan Taiwan melalui institusi pendidikan. Kami berharap melalui acara hari ini, kolaborasi jangka panjang dapat terbentuk dan memberi kemanfaatan untuk semua,” tutur Wijayanto.

Sementara itu, General Manager of Melody Publishing, Cindy Lee, mengungkapkan kebanggaan atas kolaborasi yang dijalin antara dua institusi pendidikan yang memiliki karakter kuat.

Attitude dan mindset yang kuat diperlukan untuk menjadi sukses. Sebagai lembaga English learning untuk anak usia 3-5 tahun, kami juga menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan untuk mengembangkan sistem pendidikan dan teacher training,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi lebih lanjut yang dipandu oleh Pulung Widhi Hari Hananto selaku Wakil Direktur Kemitraan dan Konektivitas Global sebagai moderator.

Dirinya menyampaikan bahwa saat ini UNDIP memiliki sekitar 67.000 mahasiswa Indonesia dan internasional, dimana menjadi target kemanfaatan kolaborasi terutama bidang edukasi dan akademik.

Menyambut hal itu, Prof. Yinghuei CHEN, menyebutkan bahwa terdapat persamaan antara UNDIP dan Melody Publishing, yang berfokus pada riset dan pengolahan data serta mengolah materi pengajaran baik offline maupun online dengan teknologi terbaru.

Dekan FISIP UNDIP, Dr. Teguh Yuwono, menyerukan inisiasi kolaborasi di bidang teacher training dengan fokus utama English as a Medium of Instruction (EMI) melalui kolaborasi dosen UNDIP dan tenaga pengajar di Melody Publishing.

Hal ini akan memperkuat koneksi dengan institusi di Taiwan, terlebih sebelum ini FISIP UNDIP juga telah melakukan kolaborasi kuat dengan Asia University.

Dekan FIB UNDIP Prof. Dr. Alamsyah, menyambut baik kolaborasi utamanya di bidang bahasa, penerjemahan, promosi, dan kebudayaan.

“MoU hari ini sejalan dengan komitmen FIB untuk academic excellence. Dirinya berharap bahwa kedepannya, FIB UNDIP juga akan mendapatkan insight untuk kemungkinan pembukaan program studi Bahasa Mandarin,” katanya.

Moderator Pulung Widhi juga menjelaskan komitmen UNDIP menuju World-Class University (WCU), salah satunya dengan program Global Engagement Day, sebuah konferensi dan pameran yang diikuti oleh berbagai universitas di Indonesia.

Melody Publishing dapat berkontribusi sebagai pusat unggulan digitalisasi produk pendidikan,” katanya.

Penguatan kemampuan bahasa Inggris terus dilakukan oleh UNDIP dengan berbagai kelas bahasa Inggris untuk tenaga pengajar dan mahasiswa. Mendukung langkah UNDIP menuju WCU dan sejalan dengan MoU yang terlaksana pada hari ini, Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama dan Komunikasi Publik menyebutkan.

“Melody Publishing memiliki metode yang unggul dan menarik dalam pengajaran bahasa Inggris. Kami yakin melalui kolaborasi ini dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris untuk tenaga pengajar dan juga untuk menyampaikan materi tersebut kepada mahasiswa,” katanya.

Hery priyono