NUSAKAMBANGAN (SUARABARU.ID) – Kakanwil Ditjenpas Jateng, Mardi Santoso meresmikan ruang konseling di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan, Senin (16/6/2025).
Mardi Santoso menyampaikan, dengan dibangunnya ruang konseling ini diharapkan warga binaan akan mendapatkan bimbingan spiritual, psikologis dan pembinaan kepribadian.
“Saya berharap warga binaan akan lebih mendapatkan bimbingan spiritual, psikologis dan pembinaan kepribadian,” kata Mardi.
Mardi juga berharap Lapas Pasir Putih dibawah komando Andi Yudho Sutijono akan lebih baik lagi, baik pembinaan maupun keamanannya sesuai SOP di jajaran Kanwil Ditjenpas Jateng.
Mardi menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Penerimaan Internasional Indonesia (YPII) yang telah mendukung berdirinya ruang konseling Lapas Pasir Putih Nusakambangan. “Mari kita sama-sama, khususnya jajaran Lapas Pasir Putih menjaga dan merawat gedung ini dengan baik, “pesannya.
Kedepan, kata Mardi, ruang konseling ini tidak hanya dimanfaatkan secara optimal dalam konteks layanan kesehatan mental dan spiritual, tetapi juga menjadi model praktik baik (best practice) yang bisa direplikasi di satuan kerja Pemasyarakatan lain, khususnya wilayah Jawa Tengah.
“Kami akan terus mendukung dan mendorong berbagai inovasi layanan Pemasyarakatan yang sejalan dengan nilai – nilai HAM, keadilan restoratif serta reintegrasi sosial,” katanya.
Dengan adanya ruang komseling yang memadai ini, Mardi berharap petugas pembinaan di Lapas Pasir Putih bisa bekerja lebih baik lagi dalam menurunkan risiko dan mengubah perilaku narapidana teroris, dan ikut andil dalam proses deradikalisasi.
Ruang konseling ini diharapkan menjadi ruang aman, tenang dan pembinaan psikologis yang kondusif dalam pendampingan profesional. Bukan hanya sebagai penyembuhan trauma dan gangguan kejiwaan, melainkan juga bagian dari pembinaan karakter dan integritas, proses refleksi, serta pembentukan kesadaran diri untuk memperbaiki masa depan.
Ning S













