blank
Hewan kurban sapi dan kambing setelah dipotong-potong dan ditimbang, dibagikan kepada masyarakat, Jumat (06/06/2025). Foto: Anind

SRAGEN (SUARABARU.ID) – Desa Pengkok di Kecamatan Kedawung masih mencatatkan rekor sebagai desa dengan jumlah hewan kurban terbanyak di Kabupaten Sragen.

Desa berpenduduk sekitar 12.000 jiwa saat Hari Raya Idul Adha Jumat (06/06/2025) warganya berkurban 169 ekor sapi dan 105 kambing.

“Kesadaran dan semangat berkurban masyarakat masih tinggi,” tutur Kades Pengkok S.Cokro Haryanto saat dihubungi, Jumat (06/06/2025).

Jumlah hewan kurban itu hasil pendataan dari 45 RT di Desa Pengkok.

Menurut Cokro Haryanto, jumlah ternak kurban dibanding tahun 2024 untuk sapi 171 dan kambing 85 ekor.

“Kurban hewan tahun ini, sapinya berkurang dua ekor, tapi kambingnya malah nambah 20 ekor,” tutur Cokro Haryanto.

Camat Kedawung Endang Widayati, SSTP, MSi turun langsung ke Dukuh Randusari RT 03 Desa Pengkok, untuk menyaksikan penyembelihan hewan kurban.

“Memang di Desa Pengkok selalu menjadi desa dengan hewan kurban paling tinggi setiap tahun,” ujarnya.

Tahun ini hewan kurban 169 ekor sapi dan 105 kambing. “Di Dukuh Randusari saja menyembelih enam ekor sapi dan 21 kambing,” terang Camat yang suka blusukan ke kampung-kampung itu.

Cokro menjelaskan, hewan kurban yang sudah dipotong-potong, ditimbang dan dibungkus, dikirim ke Karanganyar dan Wonogiri.

“Ada desa-desa di luar Pengkok yang minta kiriman daging kurban,” tambah Cokro.