KUDUS (SUARABARU.ID) – Puluhan jamaah haji asal Kabupaten Kudus dilaporkan terlantar di kawasan Muzdalifah, Arab Saudi, karena tidak adanya transportasi penjemputan yang seharusnya membawa mereka menuju Mina.
Akibatnya, para jamaah terpaksa berjalan kaki menempuh perjalanan yang cukup jauh di tengah cuaca yang semakin panas.
Salah satu jamaah, Sulistiono, menyampaikan bahwa ketidakjelasan informasi terkait transportasi serta kondisi di lokasi yang minim fasilitas memaksa mereka mengambil keputusan untuk berjalan kaki.
Sampai usai salat Subuh, 10 Dzulhijah yang bertepatan dengan Jumat (6/6/2025), bus penjemput tak kunjung datang. Hingga akhirnya, para jamaah memutuskan untuk jalan kaki menuju Mina.
“Dengan ketidakjelasan masalah transport dan pertimbangan semakin panasnya cuaca serta tidak adanya konsumsi di Muzdalifah, jamaah memutuskan untuk jalan kaki menuju Mina,” ujarnya.
Dari informasi yang dihimpun, sebanyak 77 jamaah dari Kloter 49 dan 50, termasuk rombongan dari KBIH Muhammadiyah, mulai berjalan kaki sejak fajar. Namun pada kelanjutannya, total jamaah yang memutuskan untuk berjalan kaki diperkirakan mencapai sekitar 100 orang.
“Nggeh, kita evakuasi semua jamaah,” ujar Sulistiono, yang turut mendampingi rombongan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak otoritas terkait mengenai penyebab tidak tersedianya transportasi di Muzdalifah maupun tindak lanjut atas kejadian ini. Kondisi para jamaah pun masih terus dipantau untuk memastikan keselamatan dan kelancaran ibadah mereka.
Ali Bustomi













