blank
Staf rumah tangga biro umum Setda Kota Semarang menjelaskan mekanisme peminjaman mobil dinas Wali Kota Semarang yang akan dipinjam calon pasangan yang akan menikah, Rabu 4 Juni 2025. foto : HP

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang membuka layanan peminjaman mobil dinas Wali Kota dengan plat nomor H 1 A untuk keperluan pernikahan.

“Fasilitas ini bisa dimanfaatkan secara gratis oleh warga ber-KTP Kota Semarang.,” kata Plt Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Semarang, Isyari Kusumaningrum Rabu 4 Juni 2025.

Dia menyebut, program ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Semarang dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya dalam momen pernikahan.

“Warga kota Semarang bisa meminjam mobil dinas Wali Kota H 1 A untuk keperluan pernikahan, secara gratis,” kata Isyari,

Ia mengatakan, peminjaman mobil dinas itu bisa dilakukan asalkan memenuhi beberapa syarat yang telah ditentukan.  “Warga ber-KTP Kota Semarang, lokasi pernikahan berada di dalam wilayah Kota Semarang, durasi maksimal peminjaman adalah 8 jam,” tuturnya.

Selain itu, peminjam juga harus mematuhi beberapa ketentuan yang sudah ditetapkan saat meminjam mobil dinas Wali Kota Semarang untuk pernikahan.

“Mobil tidak boleh diinapkan, hiasan mobil disiapkan sendiri oleh peminjam, tidak diperkenankan merusak bodi mobil, plat nomor bisa diganti sementara dengan nama pengantin. Gratis itu termasuk nanti driver dan BBM-nya juga,” tuturnya.

Proses peminjamannya mibl dinas wali kota all in gratis ini pun kini makin mudah. Warga bisa mengajukan pinjaman dengan mengakses situs layanan.bagrumah­tangga.semarangkota.go.id.

Masyarakat bisa membuka situs dan klik menu reservasi, kemudian pilih menu ‘kendaraan dinas’, pilih kategori ‘masyarakat’ dan isi formulir, lalu unggah surat pengajuan.

Setelah itu, peminjam bisa menunggu konfirmasi dari petugas untuk informasi selanjutnya. Ia berharap, program tersebut bisa membantu masyarakat Kota Semarang yang membutuhkan.

“Suatu kebanggaan dari pasangan pengantin karena bisa menggunakan mobil dinas dari wali kota, yang bisa di-branding dari nama pengantinnya. Kalau orang Jawa berharap, nanti derajatnya bisa naik seperti mobil yang dinaiki,” katanya.

Tak hanya mobil dinas, selama ini Pemerintah Kota Semarang juga memfasilitasi gratis ruang – uang dan halaman Balai Kota Semarang untuk dipergunakan masyarakat umum guna berbagai macam kegiatan aktivitas warga.

“Untuk ruang-ruang, halaman, kalau nonkomersial itu memang digratiskan. Misal sore, ada adik SMA atau dari komunitas itu dibuat latihan nari, itu memang free,” pungkas Isyari.

Hery Priyono