blank
Lindu Aji bc memberikan tropi penghargaan kepada Lurah Bojong Salaman (topi)

Semarang (SUARABARU.ID) – Bertepatan Dengan Hari Lahir Pancasila, Gantangan Lindu Aji BC menggelar lomba burung berkicau bertajuk Piala Lurah Bojong Salaman, Minggu (1/6/2025). Bertempat di Jalan Pusponjolo Selatan,Semarang, event ini sukses menarik perhatian ratusan pecinta burung kicau dari dalam dan luar kota.

Sejak pukul 09.00 wib, area gantangan sudah dipadati peserta dari berbagai daerah. Tidak hanya dari Semarang, hadir pula kicau mania dari Demak, Kudus, Ungaran, Bawen, Ambarawa, Salatiga, Kendal, hingga Temanggung. Dengan harga tiket yang terjangkau, gelaran ini menjadi magnet bagi para penghobi burung untuk menggantangkan gacoan mereka.

blank
Lindu Aji bc memberikan penghargaan kepada Lurah Bojong Salaman (topi)

Acara dibuka secara resmi oleh Lurah Bojong Salaman, Suyono, SH. yang juga turut hadir dan mengawal langsung jalannya lomba. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Lindu Aji BC atas terselenggaranya lomba yang mengusung nama Piala Lurah Bojong Salaman.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia Lindu Aji BC atas inisiatifnya menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi antar kicau mania, khususnya di Kota Semarang. Dengan silaturahmi dan kekompakan yang kuat, komunitas ini akan semakin solid dan mampu memberi dampak positif bagi perekonomian rakyat,” ungkapnya.

Suyono juga berharap agar proses penjurian dapat berlangsung jujur, adil, dan profesional, tanpa adanya praktik kecurangan atau keberpihakan. Menurutnya, kepercayaan peserta terhadap kualitas penjurian adalah kunci keberhasilan lomba dan kelangsungan event di masa depan.

“Saya optimis event seperti ini bisa berkembang menjadi lebih besar, misalnya Piala Camat atau bahkan Walikota Cup. Yang penting, semangatnya tetap positif, sehat, dan menjunjung tinggi sportivitas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Lindu Aji BC, Andi, mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan penuh dari Lurah Bojong Salaman. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut mendukung terselenggaranya lomba.

“Alhamdulillah, lomba hari ini berjalan lancar dan meriah. Terima kasih kepada Sangkar Jendral yang selalu support dan bahkan memberikan doorprize berupa satu ekor kambing yang diundi di akhir acara. Juga kepada Yohan Padang yang memberikan hadiah tambahan di kelas Anis Kembang, serta rekan-rekan dari Pasar Liga, LJ Krotosari, Gemini, Jago Perkasa, dan Moedal,” jelas Andi.

blank
Lurah Bojong Salaman (topi0 menyerahkan penghargaan kepada Sangkar Jendral

Lomba dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dengan total 24 kelas yang dipertandingkan. Jenis burung yang dilombakan antara lain Murai Batu, Cucak Ijo, Kacer, Anis Merah, Anis Kembang, hingga Branjangan. Atmosfer kompetisi begitu terasa, mengingat burung-burung yang tampil merupakan gacoan pilihan yang sudah sering naik podium dan memiliki performa prima.

blank
Tim juri Lindu Aji bc (bird club)

Hampir di setiap kelas, persaingan berlangsung ketat. Para peserta saling adu kualitas isian, volume, dan gaya burung, membuat dewan juri harus bekerja ekstra untuk menentukan pemenang.

Persaingan sengit terjadi di kelas Murai Batu tiket utama, hampir seluruh burung yang turun di kelas ini menampilkan performa terbaik, menjadikan penilaian berlangsung ketat. Salah satu bintang di kelas ini adalah Samurai, Murai Batu andalan milik Kamto dari Boja Mandiri. Samurai tampil konsisten dan mencuri perhatian dengan gaya ngotot, irama lagu yang tertata rapi, isian bervariasi, serta tembakan panjang berdurasi kerja stabil. Volume yang tembus dan pembawaan materi yang tertata menjadikan Samurai unggul di antara rivalnya.

blank
Lurah Bojong Salaman memberikan selamat kepad tim Boja Mandiri atas pencapaiannya Murai batu Samurai

Aksi impresif ini membuat Samurai berhasil meraih juara 1 di kelas utama Lurah Bojong Salaman. Tak berhenti di situ, Samurai kembali membuktikan kualitasnya dengan menyabet juara 1 di kelas Sangkar Jendral, dan keluar sebagai double winner.

Sementara Penampilan memukau ditunjukkan burung kacer bernama Semeru milik Argo dari Gencar SF Semarang.Tampil dengan gaya eksotis dan irama lagu yang bervariasi, Semeru sukses memborong hattrick juara 1, membuktikan dominasinya di kelas kacer.

Dari awal hingga akhir penilaian, Semeru menunjukkan durasi kerja yang stabil, bongkar isian secara tuntas, dan roll yang tajam nan rapat. Aksinya begitu memikat hingga membuat para juri sepakat menobatkannya sebagai juara utama di tiga kelas berbeda.

blank
Semeru sukses memborong hattrick juara 1, membuktikan dominasinya di kelas kacer.

Dengan torehan ini, nama Gencar SF Semarang makin diperhitungkan di kancah lomba kacer. Semeru pun layak dijuluki sebagai salah satu kacer terbaik saat ini.

Dengan semangat kebersamaan, event ini tak hanya menjadi wadah adu prestasi, tetapi juga ajang silaturahmi antar pecinta burung dari berbagai daerah. Antusiasme peserta dan dukungan dari berbagai pihak menjadi sinyal kuat bahwa dunia perburungan di Semarang dan sekitarnya terus hidup dan berkembang.

Berikut data juaranya :blankblankblankblank

Dwi_Prie