JEPARA (SUARABARU.ID) – Bupati Jepara Witiarso Utomo berpesan agar para Calon Pegawai Negeri Sipil yang baru saja menerima SK jangan tergiur dengan pungli. Bersikaplah ramah dan tingkatkan jiwa pelayanan agar dapat melayani masyarakat dengan ikhlas, tanpa menerima imbalan apapun.
Penekanan terhadap pelayanan bebas pungutan liar yang menjadi komitmen utama Pemerintah Kabupaten Jepara ini disampaikan Witiarso Utomo saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 di Halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Jepara, Selasa (27/5/2025).
Menurut Witiarso Utomo, integritas pelayanan, adalah cerminan bahwa Pemkab Jepara bersih dari praktik pungli. “Kami benar-benar menekankan hal ini (pungli) agar tidak tergoda oleh pihak luar untuk mendapatkan pelayanan secara tidak sah,” tandasnya.
Penekanan terhadap pelayanan bebas pungutan liar menjadi komitmen utama Pemerintah Kabupaten Jepara. Integritas pelayanan, kata Bupati, adalah cerminan bahwa Pemkab Jepara bersih dari praktik pungli.
“Kami benar-benar menekankan hal ini (pungli) agar tidak tergoda oleh pihak luar untuk mendapatkan pelayanan secara tidak sah,” tandasnya.
Tercatat sebanyak 5.967 pelamar mengikuti proses seleksi CPNS tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 375 formasi dibuka dan 339 peserta dinyatakan lolos dan resmi diangkat menjadi CPNS. Rincian formasi yang diterima terdiri dari 141 tenaga teknis dan 198 tenaga kesehatan. Proses seleksi berlangsung secara transparan dan tanpa dipungut biaya.
Seluruh CPNS yang menerima SK hari ini menyatakan komitmen mereka untuk menjalankan tugas dengan penuh semangat. Tidak ada satupun yang mengundurkan diri.
Sebagai bagian dari ketentuan pengangkatan, CPNS diwajibkan untuk tidak mengajukan pindah selama 10 tahun ke depan. Adapun gaji pertama mereka akan mulai diberikan pada awal bulan Juni mendatang
Hadepe













