KUDUS (SUARABARU.ID) – Kecelakaan tragis terjadi di lokasi tambang galian C yang beroperasi di Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Insiden yang berlangsung pada Minggu (25/5/2025) ini menewaskan satu pekerja dan melukai satu orang lainnya.
Akibat peristiwa nahas tersebut, jajaran Kepolisian Resor Kudus langsung melakukan tindakan cepat dengan menutup area tambang menggunakan garis polisi serta membuka proses penyelidikan secara menyeluruh.
“Kami sedang melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap kejadian ini,” ungkap Kasatreskrim Polres Kudus, AKP Danail Arifin, Selasa (28/5/2025).
Berdasarkan informasi yang diterima, pemilik tambang dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Mapolres Kudus hari ini guna dimintai keterangan terkait kecelakaan kerja tersebut.
Peristiwa ini sempat terekam dalam kamera CCTV berdurasi 1 menit 45 detik, yang kemudian diunggah ke akun Facebook @Didik HS pada Senin (26/5/2025) pagi. Dalam rekaman tersebut, terlihat sebuah truk pengangkut tanah urug yang tengah terparkir, kemudian dihantam keras oleh truk lain dari arah belakang.
Detik-detik insiden memperlihatkan sejumlah orang langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban yang terjepit di antara dua truk.
Salah satu saksi mata yang juga merupakan pekerja di tambang tersebut menuturkan bahwa korban berada di tengah antara dua kendaraan. Nahas, truk kedua mengalami rem blong dan menabrak keras truk di depan, menyebabkan korban terhimpit di antara bodi kendaraan.
Korban yang diketahui bernama Sugeng Efendi (43), warga Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada sore harinya. Sugeng diketahui bertugas sebagai petugas penutup muatan dengan terpal di pintu keluar tambang.
Selain Sugeng, seorang sopir truk yang juga terlibat dalam kecelakaan tersebut mengalami luka-luka serius. Sopir tersebut terjepit di bagian kabin truk dan kini tengah dirawat intensif di rumah sakit.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan kerja di sektor pertambangan yang terjadi di Kudus. Bahkan sempat muncul kabar warga dan aktifis lingkungan di Kudus akan melakukan aksi mempertanyakan legalitas dan menuntut penutupan aktivitas tambang di wilayah tersebut.
Ali Bustomi













