blank
Stadion Wergu Wetan. foto: dok

KUDUS (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengajukan permohonan bantuan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan renovasi total Stadion Wergu Wetan agar memenuhi standar internasional FIFA (Federation Internationale de Football Association).

Menurut Kepala Bidang Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Widoro Heryanto, proses renovasi ini membutuhkan anggaran besar, sehingga dukungan dana dari pemerintah pusat menjadi sangat penting.

“Renovasi secara menyeluruh membutuhkan dana yang tidak sedikit. Karena itu, kami mengajukan permohonan bantuan ke Kementerian PUPR,” ungkapnya di Kudus, Minggu (25/5/2025).

Widoro menjelaskan bahwa proposal renovasi telah dikirimkan ke Kementerian PUPR, dan bahkan tim dari kementerian tersebut telah melakukan kunjungan lapangan untuk menilai langsung kondisi Stadion Wergu Wetan.

Salah satu persoalan mendesak adalah kondisi lampu penerangan yang saat ini sudah tidak berfungsi. Selain itu, permukaan rumput lapangan juga belum memenuhi standar FIFA, sehingga perlu pembenahan total.

“Dalam proposal yang kami sampaikan, kami meminta renovasi dilakukan secara menyeluruh agar stadion bisa langsung digunakan saat Persiku Kudus promosi ke Liga 1, tanpa perlu renovasi ulang,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika renovasi hanya ditargetkan memenuhi syarat Liga 2, maka saat tim naik kasta, stadion harus kembali diperbaiki. Karena itu, Pemkab Kudus mendorong renovasi dengan standar nasional yang berlaku di Liga 1.

Terkait respons dari pusat, Widoro menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil asesmen dari Kementerian PUPR. Sebelumnya, sebagian perbaikan memang telah dilakukan menjelang Liga 2, namun belum mencakup keseluruhan elemen stadion.

Adapun perbaikan yang sudah terealisasi meliputi perawatan rumput, penataan jalur masuk dan keluar penonton serta pemain, penataan ruang ganti, ruang ofisial, ruang media, dan ruang untuk perangkat pertandingan.

Untuk mendukung penyelenggaraan kompetisi Liga 2, Pemkab Kudus juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,6 miliar melalui Perubahan APBD 2024. Selain dana dari pemerintah daerah, perbaikan juga melibatkan kontribusi dari sektor swasta dalam bentuk kerja sama kolaboratif.

Pada tahun sebelumnya, Pemkab Kudus pernah mengajukan proposal serupa ke Kementerian PUPR dengan estimasi kebutuhan dana mencapai Rp80 miliar.

Bahkan, bupati saat itu masih dijabat Pj Bupati Hasan Chabibie juga sudah melakukan audiensi langsung dengan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, di Ibu Kota Nusantara (IKN), untuk menyampaikan langsung pentingnya bantuan pembangunan stadion tersebut.

Ali Bustomi