GROBOGAN (SUARABARU.ID)– Pemerintah Kelurahan Purwodadi, melaporkan insiden banjir yang terjadi wilayahnya per pukul 05.00 WIB, Kamis (22/5/2025). Disebutkan, hujan deras yang mengguyur sejak pukul 17.00 WIB, mengakibatkan tiga sungai besar, Lusi, Glugu, dan Sudon meluap, merendam permukiman warga di sembilan RW.
Banjir mulai merendam rumah warga sekitar pukul 18.00 WIB, dan menyebabkan 1.068 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak.
Lurah Purwodadi, Agus Purwanto mengatakan, pihaknya langsung melakukan tanggap bencana, setelah menerima laporan dari para ketua RW. ”Begitu menerima laporan, kami langsung turun ke lapangan, mendata warga per RT yang terdampak, dan segera berkoordinasi dengan OPD terkait,” kata Agus saat dikonfirmasi.
BACA JUGA: PGRI Menggelar Konfercab, Memilih Pengurus Baru

Dia juga menyebutkan, langkah-langkah awal yang telah dilakukan meliputi, pendataan jumlah korban, laporan kepada camat, hingga persiapan dapur umum, untuk mendukung kebutuhan warga yang terdampak banjir.
Beberapa wilayah yang terdampak banjir meliputi, RW 16 Jetis (373 KK), RW 01 Jajar (311 KK), RW 22 Banaran (124 KK). Kemudian, RW 17, 21, 05, 07, 06, 11, dan 14, juga melaporkan rumah-rumah warga yang tergenang.
Agus menambahkan, di lingkungan RW 02 Kemasan, tercatat 80 rumah warga terendam, namun semua dalam kondisi aman. Menurutnya, kondisi drainase yang kurang optimal, memperparah situasi saat debit air sungai meningkat tajam.
BACA JUGA: Teradu NF Minta Jadwal Ulang Undangan Klarifiaksi BK DPRD Kota Tegal
Hal ini membuat air tidak bisa segera mengalir keluar, sehingga meluber ke permukiman warga. Agus mengimbau seluruh warga untuk tetap waspada, terutama dengan kondisi cuaca yang belum stabil, dan terus memantau ketinggian air di Sungai Lusi.
”Kami terus berkoordinasi lintas sektor, agar bantuan dan penanganan bisa dilakukan secara maksimal. Harapan kami, semoga banjir juga cepat surutnya,” pungkas Agus.
Tya Wiedya













