blank
Darono Ardi Widodo, selaku Ketua YPLP PGRI Kabupaten Jepara saat melepas siswa.Foto: Dok PGRI

JEPARA (SUARABARU.ID) – Suasana haru berbalut  optimisme menyelimuti Gedung PGRI Jepara Selasa 20 – 5-2025 saat SMA PGRI Jepara menggelar acara Pelepasan Siswa-siswi Tahun Ajaran 2024/2025. Sebanyak 25 siswa dari Jurusan Fase F resmi dilepas, menandai berakhirnya perjalanan mereka di jenjang sekolah menengah atas dan dimulainya babak baru kehidupan.

Acara yang berlangsung khidmat mulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran guru, staf tata usaha, perwakilan orang tua, serta tamu undangan kehormatan. Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan doa, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengalungan samir dan penyerahan piagam kelulusan kepada setiap siswa, simbolisasi dari buah perjuangan mereka selama tiga tahun terakhir.

Dalam sambutannya,  Darono Ardi Widodo, selaku Ketua YPLP PGRI Kabupaten Jepara, berpesan agar para lulusan tidak berhenti menuntut ilmu. Bahkan ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai bekal utama menghadapi tantangan di masa depan.

blank
SMA PGRI Jepara menggelar acara Pelepasan Siswa-siswi Tahun Ajaran 2024/2025 sebanyak 25 siswa dari Jurusan Fase F resmi dilepas, menandai berakhirnya perjalanan mereka di jenjang sekolah menengah atas dan dimulainya babak baru kehidupan.. Foto: Dok PGRI

“Lulusan SMA PGRI Jepara harus memiliki semangat juang untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Jangan pernah berhenti menuntut ilmu karena pendidikan adalah kunci masa depan. Kami berharap kalian semua dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, mengukir prestasi, dan menjadi kebanggaan bagi keluarga, almamater, serta bangsa,” ujar Darono

Ia juga menambahkan bahwa peran serta orang tua dalam mendukung perjalanan pendidikan anak-anak adalah faktor krusial yang tidak boleh diabaikan.

Senada dengan itu, Kepala SMA PGRI Jepara Yuyus Erawati Efrida menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas keberhasilan 25 anak didiknya. Ia juga memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para siswa yang telah melewati berbagai dinamika pembelajaran, terutama di Jurusan Fase F yang menuntut pemahaman komprehensif.

“Hari ini adalah hari yang campur aduk. Ada rasa bangga melihat kalian berdiri tegak, siap melangkah. Ada juga rasa haru karena kita akan berpisah secara formal. Namun, yang paling penting adalah doa kami menyertai kalian semua. Jagalah nama baik almamater ini di mana pun kalian berada, teruslah berinovasi, dan jadilah pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Kepala Sekolah SMA PGRI Jepara dengan suara bergetar.

Ia juga mengingatkan pentingnya nilai-nilai karakter yang telah ditanamkan selama ini, seperti kejujuran, disiplin, dan gotong royong.

Acara pelepasan ditutup dengan sesi foto bersama, yang menjadi momentum terakhir bagi para siswa berinteraksi sebagai satu angkatan di bawah naungan SMA PGRI Jepara. Beberapa siswa terlihat berpelukan erat, tak kuasa menahan air mata perpisahan, sementara yang lain tersenyum optimis menyambut masa depan yang menanti.

Pelepasan 25 siswa ini bukan hanya seremoni, melainkan sebuah gerbang menuju peluang dan tantangan baru. Semoga setiap langkah mereka dipenuhi keberhasilan dan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Hadepe – Indria Mustika