KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Sebanyak 10 warga RW 01 Desa Kawedusan, Kecamatan Kebumen, akan menunaikan Ibadah Haji ke Tanah Suci pada musim Haji 2025.
Menjelang keberangkatan para calon haji itu dilepas dengan walimatus safar atau pengajian calon haji yang dipusatkan di Masjid Roudlatul Huda Desa Kawedusan, Minggu (18/5).
Acara diawali pembacaan doa Tahlil dipimpin Pengasuh Masjid Roudlatul Huda Kiai Agus Futuhan bin Hasibi. Pengajian dihadiri segenap warga Desa Kawedusa, berlangsung sekitar tiga jam sejak Pukul 13.30-16.30.
Sebagai pengisi materi pengajian KH Ashari Achmad MPdI yang juga Ketua Takmir Masjid Agung Kauman Kebumen. Doa pelepasan calon haji dipimpin bergantian oleh KH Masruri HS, KH Muhammad Maskub dan KH Hudatul Umam Habibi.
Menurut Ketua Panitia Pengajian Moh Mudakir, pada musim haij 2025 ini sebanyak 10 warga Kawedusan akan menunaikan ibadah haji. Mereka terdiri atas Wahyudi (perangkat desa), Marsini, Tarmini, Sri Kamiastuti, Sigit Hadi Pranata (ASN), Hikmawati Prihatina (ASN guru), Siti Khotimah, Ega Yuniar Sani, Bambang Sri Widodo (pensiunan ASN) dan Agung Setya Nugraha.

Mewakili 10 calon haji, Dr H Makruf Widodo MPdI menyampaikan pamitan akan menunaikan ibadah haji dan berangkat 29 Mei mendatang. Pihaknya juga mohon doa restu serta menyampaikan permohonan maaf lahir batin kepada seluruh warga Kawedusan.
Menurut Makruf, atas nama 10 warga calon haji juga akan mendoakan segenap warga Kawedusan agar bisa menyusul menunaikan haji ke Tanah Suci. Pihaknya berharap bisa melaksanakan ibadah haji lancar dan pulang ke Kawedusan selamat dan dalam kondisi sehat wal afiat serta bisa membawa keberkahan.
“Bagi warga yang masih ada urusan dengan calon haji silahkan berhubungan dengan keluarga,”tandas Makruf yang juga Kasubag TU Kantor Kementerian Agama Kebumen itu.
Kades Kawedusan Aristanto menyampaikan kebanggaan atas keberangkatan calon haji tersebut. Atas nama pemerintah desa juga mengucapkan selamat beribadah haji bagi 10 warga. Bahkan ada satu warga dari RW 2 Desa Kawedusan juga berangkat haji tahun ini melalui Kloter Jakarta.
“Jadi Insya Allah warga kami ada lebih dari 10 yang berangkat haji tahun ini. Alhamdulillah panjenengan semua manusia terpilih yang terpanggil ke Tanah Suci semoga lancar ibadahnya, dan pulang membawa keberkahan bagi Desa Kawedusan,”tandas Aristanto.
Sedangkan KH Ashari dalam ceramahnya antara lain berpesan kepada 10 calon haji untuk benar-benar memanfaatkan waktu dan fokus pada ibadah selama di Tanah Suci.
Seperti saat towaf atau keliling Kakbah, hendaknya mengutamakan berdoa dan ibadah wajib serta sunah dibanding main handphone (hp).
“Godaan ibadah haji saat ini sangat besar. Seringkali dengan membawa Hp lupa berdoa tetapi langsung motret Kakbah. Prioritaskan ibadah dan berdoa di tempat-tempat yang mustajab daripada main hp. Utamanya berdoa untuk keselamatan dunia akherat,”pesan Kiai Ashari.
Komper Wardopo













