KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kebumen didukung PMI Pusat berhasil mempertemukan keluarga yang telah terpisah selama 70 tahun melalui kegiatan restoring family links (RFL) atau pemulihan hubungan keluarga.
RFL dikenal sebagai suatu kegiatan pemulihan hubungan keluarga yang terpisah akibat adanya konflik, bencana, maupun situasi kondisi lainnya.
Kini Tim RFL Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen berhasil mempertemukan keluarga Misnan bin Kasan bin Jasmin (Martawi), seorang warga Malaysia yang terpisah sejak 70 tahun silam. Keluarga Misnan, Kasan bin Jasmine merupakan warga asli Desa Pekuncen, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Kasan Bin Jasmin (Ayah Misnan) merupakan warga asli Desa Pekuncen Sempor Kebumen yang dahulu sempat dibawa ke Malaysia pada zaman penjajahan melanda Indonesia. Namun berujung tak kembali. Lahirlah seorang Misnan di Malaysia, yang mencari silsilah keberadaan ayahanda Kasan bin Jasmin di Indonesia.

Kronologinya, pencarian Misnan dimulai sejak tahun 1996 oleh salah seorang KSR PMI Kebumen. Namun penelusuran tersebut terhenti karena terbatasnya alat komunikasi dan informasi yang diberikan dari pencari RFL. Meninggalkan jejak informasi terakhir bahwa tanda penelusuran dengan kata kunci Masjid Saka Tunggal Pekuncen, Sempor.
Pada Desember 2024 PMI Kebumen kembali mendapat tugas pencarian dari Bulan Sabit Merah Malaysia melalui PMI Pusat untuk mencari lebih lanjut keberadaan dan silsilah Kasan bin Jasmin. Tim RFL PMI Kebumen segera melakukan investigasi lebih dalam dengan mengumpulkan semua sumber informasi dan tanda bukti lainnya hingga pada akhirnya terkumpul silsilah pada Mei 2025.
Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto menyatakan, pihaknya merasa bangga dan lega atas usaha puluhan tahun baru bisa mempertemukan silsilah keluarga Misnan.
“Tanggapan saya pada kasus RFL ini sangat memantik perhatian nasional, bahkan internasional, dengan rentang waktu puluhan tahun ini baru bisa dipertemukan. Proses yang cukup lama dan penuh kesabaran tentunya sekarang kami lega tugas kemanusiaan PMI Kebumen dapat memberikan layanan RFL ini,”ujar Sabar Irianto.

Sementara itu, Jumat-Sabtu 9-10 Mei 2025 PMI Kebumen kedatangan keluarga Misnan yang terbang langsung dari Malaysia untuk bertemu keluarga di Pekuncen Sempor, dilanjut dengan napak tilas.
“Hari ini Jumat 9 Mei 2025 kami kedatangan tamu sekaligus menyambut dengan istimewa pencari RFL ini. Awal mereka datang di PMI Pusat Jakarta, karena tujuan utamanya di Pekuncen Kebumen maka kemudian tim RFL PMI Kebumen akan mempertemukan kepada keluarga Kasan bin Jasmin di Pekuncen dan napak tilas,”imbuh Sabar Irianto.
Napak tilas dilakukan di makam leluhur Kasan Bin Jasmin di Makam Banyak Wide Desa Pekuncen, dilanjut berkunjung ke Masjid Saka Tunggal. Mereka juga mengunjungi daerah barat pengimaman Masjid Saka Tunggal, yang konon menjadi tempat daerah rumah Kasan bin Jasmin tinggal semasa di Indonesia.
Hingga pada akhirnya, penantian lama ini berujung bahagia. Kini Misnan sudah menemukan keluarga sedarah dari Kasan bin Jasmin (Martawi) di tanah asal Desa Pekuncen, Sempor, Kebumen.
Komper Wardopo













